Jakarta, jentik.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan mutasi dan rotasi besar-besaran di lingkungan Polri. Dalam kebijakan tersebut, sebanyak 1.121 personel dimutasi, termasuk 190 pejabat yang menjabat sebagai Kapolres, Kapolresta, dan Kapolrestro di berbagai wilayah Indonesia.
Mutasi tersebut tertuang dalam tujuh Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026, yakni ST/1335/VI/KEP./2026 yang mencakup 74 personel, ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel, ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel, ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel, ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel, ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel, serta ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Trunoyudo kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Menurutnya, rotasi jabatan juga menjadi bagian dari pembinaan karier personel sekaligus penyegaran organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal dalam menjawab tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sejumlah pejabat yang mendapat penugasan sebagai Kapolres dalam mutasi kali ini antara lain:
AKBP Ade Papa Rihi sebagai Kapolres Tasikmalaya.
AKBP Jonathan David Harianthono sebagai Kapolres Salatiga.
AKBP Ade Chandra Papa Yanto sebagai Kapolres Mempawah.
Kombes Pol Putu Kholis Aryana sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota.
AKBP Danang Setiyo Pambudi Sukarno sebagai Kapolresta Malang Kota.
AKBP Febri Nurzam sebagai Kapolres Purwakarta.
AKBP Samuel Simanjuntak sebagai Kapolres Bangka Tengah.
AKBP Noer Alam sebagai Kapolres Baubau.
AKBP Edi Raharjono sebagai Kapolres Konawe.
AKBP Bayu Noormansyah sebagai Kapolres Muaro Jambi.
AKBP Rizka Aprianti sebagai Kapolres Ogan Ilir.
AKBP Rina Perwitasari sebagai Kapolres Kapuas.
AKBP Agung Gima Sunarya sebagai Kapolres Murung Raya.
AKBP Susilawati sebagai Kapolres Barito Kuala.
AKBP Kristiyan Beorbel Martino sebagai Kapolres Timor Tengah Selatan.
AKBP Naim Ishak sebagai Kapolres Fakfak.
AKBP Yulhendri sebagai Kapolres Bireuen.
AKBP Rujiyanto Poernomo sebagai Kapolres Aceh Tenggara.
AKBP Kadek Ary Mahardika sebagai Kapolres Sanggau.
AKBP Rensa Sastika Akta Divia Robinson sebagai Kapolres Kubu Raya.
AKBP Aditya Pradana sebagai Kapolres Pangkep.
AKBP Hari Budiyanto sebagai Kapolres Soppeng.
AKBP Ketut Yoga Saputra sebagai Kapolres Enrekang.
AKBP Satria Darma sebagai Kapolres Belitung.
AKBP Gunarto sebagai Kapolres Prabumulih.
AKBP Helmy Tamaela sebagai Kapolres Ogan Komering Ulu.
AKBP Ari Prayitno sebagai Kapolres Mamuju Tengah.
AKBP Mellysa Amalia sebagai Kapolres Lombok Barat.
AKBP Cherry Sinta Maygrand Simamora sebagai Kapolres Jembrana.
AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo sebagai Kapolres Luwu.
AKBP Marully Rachmat Azwar sebagai Kapolres Teluk Bintuni.
AKBP Robby Ansyari sebagai Kapolres Aceh Tamiang.
AKBP Ruslaeni sebagai Kapolres Nunukan.
AKBP Bonifasius Rumbewas sebagai Kapolres Tarakan.
AKBP Ida Bagus Kade Sutha Astama sebagai Kapolres Buton Utara.
AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi sebagai Kapolres Cilegon.
AKBP Agus Sulistianto sebagai Kapolres Aceh Barat.
AKBP Ade Gita Rachmadi sebagai Kapolres Aceh Barat Daya.
AKBP Ade Harri Sistriawan sebagai Kapolres Kotabaru.
Kombes Pol Yovan Fatika Handhiska Aprilaya sebagai Kapolresta Cilacap.
AKBP Hendry Susanto Sianipar sebagai Kapolres Purbalingga.
AKBP Ratna Quratul Ainy sebagai Kapolres Kendal.
AKBP Hery Dwi Purnomo sebagai Kapolres Semarang.
AKBP Wahyu Sulistyo sebagai Kapolres Kudus.
AKBP Haris Munandar Hasyim sebagai Kapolres Wonogiri.
Rotasi tersebut merupakan salah satu mutasi terbesar di lingkungan Polri pada pertengahan tahun 2026 dan diharapkan mampu memperkuat kepemimpinan di tingkat kewilayahan serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.(asy*)









