KPK Gelar OTT di Kuansing, Bupati dan Sekda Diminta Segera Menyerahkan Diri

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

JAKARTA, jentik.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Dalam perkara itu, KPK meminta Bupati Kuansing Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda) Zulkarnaen segera menyerahkan diri.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik membutuhkan keterangan keduanya untuk mengusut dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

“KPK mengimbau Bupati dan Sekda Kabupaten Kuansing agar kooperatif dan segera menyerahkan diri karena keterangannya dibutuhkan dalam proses hukum,” ujar Budi, Selasa (30/6/2026).

Budi menjelaskan penyidik menduga perkara itu berkaitan dengan praktik suap dalam pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

Baca Juga :  Kejari Padang Tuntut Mati Terdakwa Kasus Sabu 50 Kilogram

Saat ini, penyidik terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.

Tim KPK mengamankan 10 orang dalam OTT di dua lokasi berbeda. Selanjutnya, penyidik memeriksa lima orang secara intensif di Gedung Merah Putih KPK.

Lima orang tersebut terdiri atas tiga pihak swasta, satu aparatur sipil negara (ASN) Kabupaten Kuantan Singingi, dan satu anggota keluarga penyelenggara negara.

Penyidik juga mengamankan barang bukti berupa data transaksi keuangan elektronik dan satu unit mobil. KPK menduga para pelaku menggunakan kendaraan tersebut dalam praktik suap.

Baca Juga :  Sidang Tuntutan Kasus Mutilasi 3 Perempuan di Pariaman Digelar Hari Ini

Penyidik memasang garis segel KPK di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan perkara tersebut. Selanjutnya, penyidik akan menggeledah lokasi itu setelah perkara memasuki tahap penyidikan.

KPK terus mencari keberadaan Suhardiman Amby dan Zulkarnaen. Untuk mempercepat proses tersebut, penyidik menggandeng Polda Riau.

Hingga Selasa malam, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, dan Zulkarnaen belum memberikan tanggapan terkait operasi tangkap tangan tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tersangka KPK, Diduga Peras ASN Lewat Pemotongan Insentif
Polda Jambi Bongkar Sindikat Peretas Bank Jambi, Tiga Pelaku Lokal Ditangkap
Mahfud MD Soroti Kasus Febrie, KPK Akhirnya Buka Suara
Mahasiswa di Bungo Ditangkap usai Curi Dompet Ibu Muda, Aksinya Terekam CCTV
Kejagung Pastikan Tangani Kasus Febrie Adriansyah Secara Hati-Hati, Bentuk Tim Penyidik Khusus
Arca Buddha Abad ke-8 Asal Indonesia Yang Dijarah Dikembalikan Jaksa Amerika Serikat
Profil Don Ritto, Pengacara Alumni Unja yang Jadi Tersangka Bersama Febrie Adriansyah
Tan Kian Jadi Salah Satu Saksi dalam Kasus PT ASABRI yang Menyeret Nama Febrie Adriansyah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:18 WIB

Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tersangka KPK, Diduga Peras ASN Lewat Pemotongan Insentif

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:05 WIB

Polda Jambi Bongkar Sindikat Peretas Bank Jambi, Tiga Pelaku Lokal Ditangkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:46 WIB

Mahfud MD Soroti Kasus Febrie, KPK Akhirnya Buka Suara

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:44 WIB

Mahasiswa di Bungo Ditangkap usai Curi Dompet Ibu Muda, Aksinya Terekam CCTV

Senin, 13 Juli 2026 - 20:15 WIB

Kejagung Pastikan Tangani Kasus Febrie Adriansyah Secara Hati-Hati, Bentuk Tim Penyidik Khusus

Berita Terbaru