Sungai Penuh, jentik.id–Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di Desa Koto Keras, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh, dan berakhir dramatis. Polisi menangkap dua pelaku, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Peristiwa itu terjadi pada Kamis malam (16/04/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban, Emi Desrita Yanti (52), seorang pedagang, bangun dari tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi. Ia kemudian menemukan jendela kamar dalam keadaan terbuka.
Korban merasa curiga dan memeriksa kondisi kamar. Ia menemukan seorang pria bersembunyi di bawah tempat tidur. Pelaku langsung menyerang korban dengan pisau lipat saat aksinya diketahui.
Korban menepis serangan tersebut dan mengalami luka robek di jari tengah tangan kiri. Pelaku kemudian mencoba merampas kalung korban dan menyebabkan luka di bagian dada serta leher korban.
Korban berteriak meminta pertolongan hingga warga sekitar datang ke lokasi. Warga mengejar pelaku yang kemudian melompat dari jendela lantai dua rumah korban. Pelaku terjatuh dan pingsan, lalu warga mengamankannya.
Warga melaporkan kejadian itu ke polisi. Satreskrim Polres Kerinci bersama Polsek Sungai Penuh langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian membawa korban ke RSUD Mayjen H. A. Thalib untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi melakukan penyelidikan dan menangkap dua pelaku berinisial IN (19) dan RI (21), warga Desa Sungai Liuk. Polisi juga menetapkan satu pelaku berinisial H sebagai DPO dan masih memburunya.
Kasat Reskrim Polres Kerinci, AKP Very Prasetyawan, menyatakan bahwa pihaknya mengamankan kedua pelaku beserta barang bukti pisau lipat di Mapolres Kerinci untuk proses penyidikan lebih lanjut.
“Kami masih memburu satu pelaku lainnya dan sudah mengantongi identitasnya,” ujarnya.
Kapolres Kerinci, AKBP Ramadhani, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan demi menjaga keamanan lingkungan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tindak kejahatan dapat terjadi kapan saja, termasuk di dalam rumah sendiri. (Red/*)









