Bahlil Siapkan Tambahan BBM Bersubsidi, Kuota 2027 Bisa Capai 19,56 Juta KL

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan penambahan alokasi subsidi untuk sektor energi pada 2027 untuk BBM hingga listrik.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengusulkan penambahan alokasi subsidi untuk sektor energi pada 2027 untuk BBM hingga listrik.(Liputan6.com/Angga Yuniar)

JAKARTA, jentik.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan penambahan alokasi subsidi energi pada 2027. Usulan itu mencakup BBM bersubsidi, biosolar, minyak tanah, dan listrik.

Bahlil menyampaikan rencana tersebut saat rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, Senin (15/6/2026).

Pemerintah Targetkan Kenaikan Kuota BBM Bersubsidi

Kementerian ESDM menargetkan kenaikan volume BBM bersubsidi dari 19,17 juta kiloliter (KL) pada 2026 menjadi sekitar 19,34 juta hingga 19,56 juta KL pada 2027.

“Volume BBM bersubsidi pada 2026 sekitar 19,17 juta KL. Untuk 2027, kami mengusulkan alokasi sebesar 19,343 hingga 19,561 juta KL,” kata Bahlil.

Selain meningkatkan kuota BBM bersubsidi, pemerintah juga memperkirakan lifting minyak pada 2027 berada di kisaran 602 ribu hingga 615 ribu barel per hari (bph).

Baca Juga :  Takut Kehabisan Solar Saat Hari Kerja, Sopir Truk di Padang Rela Antre Sejak Minggu Pagi

Pemerintah Tambah Kuota Minyak Tanah

Pemerintah berencana menaikkan alokasi subsidi minyak tanah pada 2027 menjadi 0,543 juta hingga 0,561 juta KL. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding target 2026 yang mencapai 0,53 juta KL.

Di sisi lain, pemerintah tetap mempertahankan alokasi subsidi LPG 3 kilogram sebesar 8 juta metrik ton, sama seperti tahun sebelumnya.

Menurut Bahlil, pemerintah ingin menjaga ketersediaan energi bersubsidi agar masyarakat tetap memperoleh akses energi dengan harga terjangkau.

Penyaluran Solar Bersubsidi Ikut Meningkat

Kementerian ESDM akan melanjutkan program subsidi biosolar sebesar Rp1.000 per liter pada 2027.

Selain mempertahankan nilai subsidi, pemerintah juga berencana meningkatkan volume penyaluran solar bersubsidi. Jika pada 2026 volume solar mencapai 18,64 juta KL, maka pada 2027 pemerintah menargetkan penyaluran sebesar 18,8 juta hingga 19 juta KL.

Baca Juga :  Rupiah Tertekan ke Rp17.529, BI Bongkar Penyebab di Balik Pelemahan Ini

“Minyak solar pada 2026 mencapai 18,64 juta KL. Untuk 2027 kami mengusulkan alokasi 18,8 juta sampai 19 juta KL,” ujar Bahlil.

Anggaran Subsidi Listrik Berpotensi Naik

Pemerintah juga mendorong peningkatan anggaran subsidi listrik pada 2027.

Kementerian ESDM memperkirakan kebutuhan subsidi listrik mencapai Rp113,45 triliun hingga Rp122,83 triliun. Angka tersebut lebih tinggi dibanding alokasi 2026 yang sebesar Rp100,83 triliun.

Menurut Bahlil, pemerintah membutuhkan tambahan anggaran tersebut untuk menjaga tarif listrik tetap terjangkau sekaligus mendukung aktivitas ekonomi dan kebutuhan energi masyarakat di berbagai daerah. (nr*)

Berita Terkait

Mahasiswa Ultimatum DPR! Tuntutan Harus Dijawab dalam 3×24 Jam
Jangan Salah Paham! Ini Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Jusuf Kalla, Bahas Berbagai Isu Strategis dalam Suasana Akraban
Guncang Kasus MBG! Kejagung Kembali Tetapkan Tersangka Baru Korupsi
Aturan Baru Disiapkan, Sipil Bisa Duduki Jabatan di Lingkungan Polri
Kemenhaj Pastikan Asuransi Jamaah Wafat Tetap Cair
Sebanyak 1.555 Narapidana Pindah ke Lapas Sengeti, Lapas Jambi Disiapkan Jadi Rutan
Purbaya Kaget Sidak Tanjung Priok, Ribuan Kontainer Tertahan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:46 WIB

Bahlil Siapkan Tambahan BBM Bersubsidi, Kuota 2027 Bisa Capai 19,56 Juta KL

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:40 WIB

Mahasiswa Ultimatum DPR! Tuntutan Harus Dijawab dalam 3×24 Jam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Jangan Salah Paham! Ini Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:45 WIB

Presiden Prabowo Terima Kunjungan Jusuf Kalla, Bahas Berbagai Isu Strategis dalam Suasana Akraban

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:08 WIB

Guncang Kasus MBG! Kejagung Kembali Tetapkan Tersangka Baru Korupsi

Berita Terbaru

Massa mahasiswa membubarkan diri usai menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026). (Liputan6.com/Ady Anugrahadi)

Nasional

Mahasiswa Ultimatum DPR! Tuntutan Harus Dijawab dalam 3×24 Jam

Selasa, 16 Jun 2026 - 10:40 WIB