Dari Bansos ke Usaha! Koperasi Merah Putih Siap Bantu Warga Desa Lebih Berdaya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Wamensos Agus Jabo Priyono di Kantor Agrinas Pangan Nusantara, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026). Foto: Kemensos RI

Kunjungan Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) didampingi Wamensos Agus Jabo Priyono di Kantor Agrinas Pangan Nusantara, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026). Foto: Kemensos RI

Jakarta, jentik.id-Kementerian Sosial bekerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendorong penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako masuk ke Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Pemerintah ingin mengubah bansos menjadi jalan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, bukan hanya bantuan konsumtif.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan langkah ini menjadi tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Pemerintah mendorong penerima bansos agar ikut dalam kegiatan ekonomi produktif di desa dan kelurahan.

“Ini kali kedua saya bertemu Dirut Agrinas untuk menindaklanjuti Inpres Nomor 9 Tahun 2025, di mana kami mendapat tugas mendorong penerima manfaat bansos menjadi anggota KDKMP,” kata Gus Ipul di Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga :  Proyek KMP Masuk Finishing, Wawako Azhar Pastikan Segera Difungsikan

Menurut Gus Ipul, program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pemberdayaan sosial dan ekonomi desa.

Koperasi diharapkan mampu menggerakkan ekonomi lokal agar uang tetap berputar di desa dan masyarakat memperoleh harga yang lebih baik.

Penerima bansos juga bisa menjadi pelaku usaha sekaligus pekerja di koperasi tersebut.

Jika satu koperasi menyerap 17 tenaga kerja, maka 10 ribu koperasi mampu membuka sekitar 170 ribu lapangan kerja.

Baca Juga :  Mengapa Desil Penerima Bansos Bisa Naik? Ini Penjelasan Lengkapnya

Gus Ipul menjelaskan jumlah koperasi yang direncanakan bahkan bisa mencapai 50 ribu hingga 80 ribu unit di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa, menegaskan masyarakat yang masuk ke KDKMP tidak perlu membayar iuran bulanan maupun simpan pinjam.

“Seluruh warga negara tidak perlu membayar iuran. Negara yang menyediakan, dan rakyat tinggal mengelola bersama-sama dengan Agrinas,” jelas Joao.

Ia menegaskan koperasi ini hadir untuk membantu masyarakat desa mengembangkan usaha tanpa menambah beban biaya.(nr*)

Berita Terkait

Resmi! Pemerintah Hentikan Penugasan Guru Non ASN di Sekolah Negeri Mulai 2027
Resmi Jadi Menteri LH, Jumhur Bergerak Cepat Cegah Dampak El Nino di RI
Mengapa Desil Penerima Bansos Bisa Naik? Ini Penjelasan Lengkapnya
Bea Masuk LPG dan Bahan Plastik Resmi Nol Persen, Ini Dampaknya untuk Industri
14 Orang Meninggal Dunia dalam Insiden Kereta di Bekasi Timur
Tak Perlu Lelang! Purbaya Izinkan Pemerintah Pakai Langsung Aset Sitaan
Solidaritas untuk Aceh, Padang Panjang Hibahkan Rp3 Miliar dari Tambahan TKD
Pemulangan Jenazah Praka Rico dari Lebanon ke Medan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:00 WIB

Resmi! Pemerintah Hentikan Penugasan Guru Non ASN di Sekolah Negeri Mulai 2027

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

Resmi Jadi Menteri LH, Jumhur Bergerak Cepat Cegah Dampak El Nino di RI

Rabu, 29 April 2026 - 14:37 WIB

Mengapa Desil Penerima Bansos Bisa Naik? Ini Penjelasan Lengkapnya

Rabu, 29 April 2026 - 13:00 WIB

Dari Bansos ke Usaha! Koperasi Merah Putih Siap Bantu Warga Desa Lebih Berdaya

Rabu, 29 April 2026 - 12:00 WIB

Bea Masuk LPG dan Bahan Plastik Resmi Nol Persen, Ini Dampaknya untuk Industri

Berita Terbaru