Drone Ukraina Hantam Pabrik Pupuk dan Kilang Minyak Rusia, Kebakaran Besar Terjadi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pabrik penyulingan minyak Rosneft di kota Gubkinsky di Siberia barat, Rusia pada 2 Juni 2006. Foto: Delphine Thouvenot/AFP

Pabrik penyulingan minyak Rosneft di kota Gubkinsky di Siberia barat, Rusia pada 2 Juni 2006. Foto: Delphine Thouvenot/AFP

Rusia, jentik.id-Ukraina kembali melancarkan serangan drone ke wilayah Rusia. Kali ini, serangan menyasar pabrik pupuk milik PhosAgro PJSC dan kilang minyak utama di Yaroslavl.

Laporan Bloomberg menyebut pabrik PhosAgro menjadi target untuk kedua kalinya bulan ini. Ukraina ingin menekan sektor ekonomi Rusia, terutama industri pupuk dan energi yang terus mendapat keuntungan besar dari lonjakan harga komoditas.

Pabrik PhosAgro berada di kompleks Apatit JSC di wilayah Vologda, Rusia barat laut.

Gubernur Vologda, Georgy Filimonov, mengatakan serangan drone merusak pipa di area pabrik. Namun, pihak terkait langsung memperbaikinya.

Baca Juga :  Indonesia Gandeng Rusia, Pasokan Minyak dan LPG Siap Mengalir

Sebelumnya, Ukraina juga menyerang pabrik ini dan menuding lokasi tersebut memproduksi bahan baku TNT serta komponen amunisi militer.

Selain itu, Ukraina juga menyerang kilang minyak Yaroslavl milik Rosneft dan Gazprom Neft.

Militer Ukraina menyebut serangan itu memicu kebakaran. Namun, Gubernur Yaroslavl, Mikhail Yevrayev, mengatakan pasukannya berhasil menahan serangan drone besar-besaran itu.

Dalam beberapa pekan terakhir, Ukraina meningkatkan serangan ke pabrik pupuk dan infrastruktur minyak Rusia.

Baca Juga :  Iran Balas Serangan AS! Drone Hantam Kapal Militer, Selat Hormuz Memanas

Langkah ini bertujuan mengurangi keuntungan ekonomi Rusia dari ekspor energi dan pupuk, terutama saat harga pupuk nitrogen naik tajam akibat gangguan pasokan global dan penutupan Selat Hormuz.

Serangan ini menunjukkan bahwa Ukraina kini tidak hanya menyerang target militer, tetapi juga sektor ekonomi strategis Rusia.

Pabrik pupuk dan kilang minyak menjadi sasaran penting karena sektor ini menopang pendapatan Rusia selama konflik berlangsung. (nr*)

Berita Terkait

Efek Damai AS-Iran! Harga Minyak Ambruk, Batu Bara dan CPO Ikut Terseret.
Babak Baru Timur Tengah! Trump Klaim AS dan Iran Segera Teken Kesepakatan Damai”
Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memanas
Tren Umrah Plus: Ibadah Suci yang Kini Menyatu dengan Wisata Global
Konflik Bersenjata Pecah di Somalia, Presiden Tolak Lengser dan Picu Krisis Politik
Resmi Dimulai! Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Arab Saudi.
Jemaah Haji Jambi Tuntaskan Armuzna, Tawaf Ifadah Jadi Penentu Akhir Ibadah
Ketegangan AS dan Iran Meledak Lagi Saat Negosiasi Damai Masih Berjalan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:44 WIB

Efek Damai AS-Iran! Harga Minyak Ambruk, Batu Bara dan CPO Ikut Terseret.

Senin, 15 Juni 2026 - 08:44 WIB

Babak Baru Timur Tengah! Trump Klaim AS dan Iran Segera Teken Kesepakatan Damai”

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:30 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz, Ketegangan dengan AS Kian Memanas

Senin, 8 Juni 2026 - 10:41 WIB

Tren Umrah Plus: Ibadah Suci yang Kini Menyatu dengan Wisata Global

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:37 WIB

Konflik Bersenjata Pecah di Somalia, Presiden Tolak Lengser dan Picu Krisis Politik

Berita Terbaru