Ini Jumlah THR Presiden dan Wakil Presiden

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jentik.id–Pemerintah memastikan seluruh aparatur negara menerima Tunjangan Hari Raya (THR) pada tahun 2026, termasuk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Seperti pejabat negara lainnya, THR yang diterima Presiden dan Wakil Presiden juga bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pajak atas THR tersebut turut ditanggung oleh negara karena seluruh pendanaannya berasal dari anggaran pemerintah.

Pemerintah Siapkan Anggaran THR Rp55 Triliun

Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa anggaran THR tahun ini mencapai sekitar Rp55 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dana tersebut dialokasikan untuk sekitar 10,5 juta aparatur negara yang terdiri dari aparatur sipil negara (ASN), pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta para pensiunan.

Komponen THR yang diberikan mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tunjangan jabatan atau kinerja sesuai peraturan yang berlaku. Pembayaran dilakukan secara penuh sebesar 100 persen.

Baca Juga :  Skandal Minyakita! Kemasan 1 Liter Ternyata Hanya 700 ml

Pemerintah juga menegaskan bahwa THR berbeda dengan gaji ke-13. Jika THR diberikan menjelang Hari Raya Idul Fitri, gaji ke-13 biasanya dibayarkan sekitar bulan Juni.

THR tahun ini disalurkan kepada sekitar 2,4 juta ASN pusat, prajurit TNI dan anggota Polri, 4,3 juta ASN daerah, serta sekitar 3,8 juta pensiunan.

Proses pencairan THR mulai dilakukan secara bertahap sejak 26 Februari 2026 atau pada minggu pertama bulan Ramadan.

Perkiraan Besaran THR Presiden dan Wakil Presiden

Besaran THR yang diterima Presiden dan Wakil Presiden dihitung berdasarkan komponen gaji pokok dan tunjangan jabatan yang diatur dalam sejumlah regulasi.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan Administratif Presiden dan Wakil Presiden, gaji pokok Presiden ditetapkan sebesar enam kali gaji pokok pejabat tertinggi negara selain Presiden dan Wakil Presiden.

Sementara gaji pokok Wakil Presiden ditetapkan sebesar empat kali gaji pokok pejabat tertinggi negara.

Baca Juga :  Kebijakan Samsat Tanpa KTP Lama Viral, Akankah Diterapkan di Jambi?

Besaran gaji pejabat tinggi negara tersebut diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000 yang menetapkan gaji pimpinan lembaga tinggi negara seperti Ketua DPR, MPR, dan Mahkamah Agung sebesar Rp5.040.000 per bulan.

Dengan ketentuan tersebut, gaji pokok Presiden mencapai sekitar Rp30.240.000 per bulan, sedangkan gaji pokok Wakil Presiden sekitar Rp20.160.000 per bulan.

Selain gaji pokok, Presiden dan Wakil Presiden juga menerima tunjangan jabatan yang diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001.

Tunjangan jabatan Presiden tercatat sebesar Rp32.500.000 per bulan, sementara Wakil Presiden memperoleh Rp22.000.000 per bulan.

Berdasarkan komponen tersebut, total THR Presiden diperkirakan mencapai sekitar Rp62.740.000. Sementara THR Wakil Presiden diperkirakan sekitar Rp42.160.000.

Nilai tersebut masih berpotensi berubah karena belum memasukkan berbagai tunjangan melekat lainnya yang bisa saja ikut diperhitungkan dalam kebijakan THR tahun berjalan. ***

Berita Terkait

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026

Minggu, 6 September 2026 - 16:11 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Berita Terbaru

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB

Wako Alfin,SH hadiri Pisah sambut Pedang Pora Polres Kerinci dari AKBP Ramadhanil,SH,S.I.K.MH kepada  AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, SH, S.I.K., M.I.K.salam komando.

Sungai Penuh

Wako Alfin Hadiri Pisah Sambut Tradisi Pedang Pora Kapolres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 18:22 WIB