Jelang Penerapan B50, Pakar UGM Ingatkan Dampak ke Mesin dan Ekonomi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi B50.(Freepik/senivpetro)

Ilustrasi B50.(Freepik/senivpetro)

YOGYAKARTA, jentik.id – Rencana penerapan Biodiesel 50 (B50) mulai 1 Juli 2026 menarik perhatian. Guru Besar Kimia FMIPA Universitas Gadjah Mada, Prof Karna Wijaya, mengingatkan sejumlah risiko sebelum kebijakan ini berjalan luas.

B50 mencampur 50 persen minyak kelapa sawit (CPO) dengan solar. Pemerintah menargetkan penghematan subsidi energi hingga Rp48 triliun melalui kebijakan ini.

Karna menilai biodiesel membawa tantangan teknis. Bahan bakar ini mudah menyerap air sehingga memicu korosi pada sistem bahan bakar. B50 juga meningkatkan risiko penyumbatan filter akibat endapan dan mikroorganisme, serta mempercepat proses oksidasi saat penyimpanan.

Baca Juga :  Waspada! Arab Saudi Tak Keluarkan Visa Haji Furoda 2026, Banyak Modus Penipuan Mengintai

Dari sisi performa, biodiesel memiliki nilai kalor lebih rendah dibandingkan solar. Kondisi ini meningkatkan konsumsi bahan bakar dan menurunkan performa mesin, terutama pada kendaraan yang belum mendukung campuran tinggi.

Biodiesel mampu melarutkan kotoran dalam tangki. Endapan lama dapat terangkat dan merusak seal serta gasket, khususnya pada kendaraan diesel lama.

Karna juga menyoroti dampak ekonomi. Peningkatan campuran biodiesel berpotensi menambah biaya distribusi dan penggunaan, serta mendorong kenaikan harga barang dan jasa.

Ia mengingatkan potensi ketidakseimbangan energi dan pangan. Pemanfaatan CPO untuk biodiesel berisiko mengganggu pasokan minyak goreng jika produksi tidak terjaga.

Baca Juga :  Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp12.300 per Liter

Karna menekankan kesiapan menyeluruh. Pemerintah perlu memperketat standar kualitas biodiesel dan menambahkan aditif seperti antioksidan.

Industri otomotif harus menyesuaikan teknologi kendaraan dengan material yang tahan biodiesel serta sistem filtrasi yang lebih baik. Infrastruktur distribusi juga perlu penguatan agar tahan korosi dan kontaminasi.

Ia menyarankan pemerintah menerapkan B50 secara bertahap melalui uji coba di berbagai kendaraan dan wilayah untuk menekan risiko. (nr*)

Berita Terkait

Kebijakan Samsat Tanpa KTP Lama Viral, Akankah Diterapkan di Jambi?
Waspada! Arab Saudi Tak Keluarkan Visa Haji Furoda 2026, Banyak Modus Penipuan Mengintai
Prabowo Lantik Nuzran Joher sebagai Anggota Ombudsman RI Periode 2026–2031
Ramai Dibahas! BSU 2026 Sudah Cair atau Belum? Ini Penjelasan Resminya
Kurs Anjlok ke Rp17.090, Pasar Dibayangi Ketegangan Global
Andre Rosiade vs Mahasiswa! Ini Fakta 86% Anggaran MBG Mengalir ke Rakyat
Tak Perlu Tunggu Puluhan Tahun? Menhaj Usulkan “War Tiket” Haji
Menkeu Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Tidak Naik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:38 WIB

Kebijakan Samsat Tanpa KTP Lama Viral, Akankah Diterapkan di Jambi?

Jumat, 10 April 2026 - 19:00 WIB

Waspada! Arab Saudi Tak Keluarkan Visa Haji Furoda 2026, Banyak Modus Penipuan Mengintai

Jumat, 10 April 2026 - 18:32 WIB

Prabowo Lantik Nuzran Joher sebagai Anggota Ombudsman RI Periode 2026–2031

Jumat, 10 April 2026 - 14:55 WIB

Ramai Dibahas! BSU 2026 Sudah Cair atau Belum? Ini Penjelasan Resminya

Kamis, 9 April 2026 - 21:00 WIB

Kurs Anjlok ke Rp17.090, Pasar Dibayangi Ketegangan Global

Berita Terbaru

OTT KPK - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak hanya mengamankan belasan orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026) malam. Tim penindakan lembaga antirasuah juga turut menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai ratusan juta rupiah. Foto salah satu mobil personel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di Markas Polres Tulungagung membawa pejabat dan dokumen, Jumat (10/4/2026).

Hukum

Bupati Gatut Sunu Ikut OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita

Sabtu, 11 Apr 2026 - 11:00 WIB