Ramai Dibahas! BSU 2026 Sudah Cair atau Belum? Ini Penjelasan Resminya

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi  pencairan BSU 2026

ilustrasi pencairan BSU 2026

JAKARTA, jentik.id – Bantuan Subsidi Upah (BSU) Rp600.000 kembali menjadi perhatian pada April 2026. Saat ini, banyak pekerja aktif mencari informasi tentang jadwal pencairan, kriteria penerima, serta cara mendapatkannya.

Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan bahwa pemerintah belum mengumumkan jadwal pencairan BSU 2026. Oleh karena itu, informasi yang beredar di media sosial mengenai bantuan yang sudah cair tidak bisa dijadikan acuan resmi.

Sebelumnya, pemerintah menyalurkan BSU pada 2025 untuk menjaga daya beli pekerja. Namun hingga April 2026, pemerintah masih mempertimbangkan kelanjutan program tersebut.

Selain itu, pemerintah mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Masyarakat sebaiknya hanya mengikuti informasi dari kanal resmi dan tidak langsung mempercayai pesan berantai atau situs tidak jelas.

Baca Juga :  Bea Masuk LPG dan Bahan Plastik Resmi Nol Persen, Ini Dampaknya untuk Industri

Syarat Penerima BSU (Jika Dibuka Kembali)

Jika program kembali berjalan, pemerintah kemungkinan tetap menggunakan kriteria berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK valid
  • Terdaftar aktif di BPJS Ketenagakerjaan
  • Memiliki gaji maksimal Rp3,5 juta per bulan
  • Tidak berstatus ASN, TNI, atau Polri
  • Diprioritaskan bagi pekerja yang belum menerima bantuan sosial lain

Dengan demikian, pemerintah dapat menyalurkan bantuan secara lebih tepat sasaran kepada pekerja berpenghasilan rendah.

Cara Mendapatkan BSU

Perlu diketahui, BSU tidak membuka pendaftaran mandiri. Sebagai gantinya, pemerintah menjalankan proses berikut:

  1. Perusahaan mengirimkan data pekerja
  2. BPJS Ketenagakerjaan memverifikasi data tersebut
  3. Pemerintah melakukan validasi akhir
  4. Pemerintah menyalurkan dana langsung ke rekening penerima
Baca Juga :  Tak Lagi Bergantung APBN, BGN Dorong Pembangunan SPPG Lewat CSR dan Kantin Sekolah

Oleh sebab itu, pekerja perlu memastikan data mereka tetap aktif dan sesuai di sistem ketenagakerjaan.

Cara Cek Penerima BSU

Jika pemerintah membuka kembali program ini, pekerja bisa langsung mengecek status dengan langkah berikut:

  1. Kunjungi situs resmi Kemnaker
  2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  3. Ikuti proses verifikasi yang tersedia
  4. Lihat hasil status penerima bantuan

Dengan sistem yang terintegrasi dengan BPJS Ketenagakerjaan, hasil pengecekan menjadi lebih akurat dan terpercaya.

Sampai April 2026, pemerintah belum memastikan pencairan BSU Rp600.000. Oleh karena itu, pekerja sebaiknya tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas, dan terus memantau pengumuman resmi dari pemerintah. (nr*)

Berita Terkait

Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan
KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah
BGN Siapkan Pejabat Daerah Setingkat Kapolres hingga Kapolda, Ini Tugasnya
Mentan Amran Bongkar Dugaan Pengalihan Beras SPHP Jadi Premium di Jakarta Timur
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Teh Kemasan Berbusa Saat Demo Viral, Polisi Telusuri Pihak yang Membagikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP

Berita Terbaru