Kasus Mayat Terikat di Sungai Jilu, Polisi Amankan YD di Rumah Kos

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayat perempuan muda di sungai di Malang, ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan mulut tersumpal. Foto: Dok. Polsek Jabung

Mayat perempuan muda di sungai di Malang, ditemukan dalam kondisi tangan terikat dan mulut tersumpal. Foto: Dok. Polsek Jabung

MALANG, jentik.id – Polisi menangkap YD, terduga pelaku pembunuhan perempuan muda yang jasadnya ditemukan di Sungai Jilu, Kedung Winong, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Tim meringkus YD di rumah kosnya di Kota Malang pada Sabtu (21/2) malam.

Kapolres Malang, Muhammad Taat Resdi, menyatakan tim bergerak cepat setelah mengantongi identitas korban dan melacak keberadaan pelaku. YD menyerahkan diri tanpa perlawanan.

Polisi menemukan korban dengan tangan terikat dan mulut tersumpal. Hasil penyelidikan awal menunjukkan YD merupakan teman korban. Penyidik langsung membawa YD ke Mapolres Malang untuk pemeriksaan intensif.

Baca Juga :  Kejati Jambi Dalami Kasus Korupsi DPRD Merangin 2019–2024, Saksi Terus Diperiksa

“Kami dalami peran pelaku, motif, dan kronologi kejadian secara terang,” tegas Taat.

Warga menemukan jasad korban pada Selasa pagi (17/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Sungai Jilu, Desa Sukopuro, Jabung. Korban tergeletak di tepi sungai tanpa busana. Polisi segera mengevakuasi jenazah ke RS Saiful Anwar Malang untuk identifikasi.

Baca Juga :  Jambi Dihantam Cuaca Buruk, Sumatera Terseret Blackout Listrik Skala Besar

Tim INAFIS Satreskrim Polres Malang memastikan korban berusia 17 tahun asal Nganjuk melalui pemeriksaan DNA dan pencocokan data.

Polisi terus mengumpulkan bukti tambahan untuk memperkuat proses hukum. Penyidik juga memantau perkembangan informasi di media, namun tetap fokus pada pembuktian berbasis scientific crime investigation agar kasus ini terungkap tuntas. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB