Sempat Terlantar dengan Luka Terbuka, Maya Kini Akhirnya Dirawat di Rumah Sakit

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 7 April 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sempat Terlantar dengan Luka Operasi Terbuka, Kini Maya Akhirnya Ditangani di RS-Ist-

Sempat Terlantar dengan Luka Operasi Terbuka, Kini Maya Akhirnya Ditangani di RS-Ist-

JAMBI, jentik.id – Maya Sumiati (54), warga RT 19 Kelurahan Simpang Rimbo, Kecamatan Alam Barajo, akhirnya mendapat penanganan medis setelah sempat terlantar dengan luka operasi terbuka.

Sebelumnya, Maya hanya terbaring di rumah sambil menahan rasa sakit. Ia mengalami luka bekas operasi batu empedu yang kembali terbuka usai menjalani tindakan di RSUD Raden Mattaher Jambi. Keterbatasan biaya membuatnya tidak segera mendapat perawatan lanjutan.

Kondisi tersebut menarik perhatian anggota Komisi IV DPRD Kota Jambi, Maria Magdalena. Ia langsung mendatangi rumah Maya setelah menerima laporan warga pada Senin (6/4).

Baca Juga :  Hadiri Rakor Forkopimda, Wako Alfin Perkuat Pengamanan Lebaran 2026

“Saya melihat langsung kondisi pasien. Ia butuh penanganan cepat,” ujarnya.

Maria kemudian menghubungi layanan darurat PSC 119 untuk mengevakuasi Maya. Petugas segera membawa pasien ke RS Abdul Manap agar mendapat perawatan intensif.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jambi, Elvi Roza, memastikan tim medis langsung menangani Maya. Ia juga mengoordinasikan berbagai pihak agar proses pelayanan berjalan cepat.

Baca Juga :  Perahu Terbalik di Sarolangun, 7 Penumpang Terseret Arus, 1 Hilang

“Kami bergerak cepat bersama RT, puskesmas, kelurahan, kecamatan, Dinas Sosial, Dukcapil, hingga BPJS Kesehatan. Status BPJS pasien juga sudah aktif,” jelasnya.

Kini, Maya menjalani perawatan di rumah sakit dan memiliki peluang untuk pulih. Penanganan cepat ini menunjukkan sinergi berbagai pihak dalam membantu warga yang membutuhkan layanan medis darurat.(nr*)

Berita Terkait

3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi
Karhutla Mengancam, Jambi Dapat 500 Sumur Bor dan 4 Helikopter Water Bombing
Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Jambi, Warga Keluhkan Sesak Napas
DPO Kasus Perzinahan Ditangkap Tim Tabur Kejati Jambi di Nipah Panjang
Vape Etomidate Jadi Ancaman Baru, BNNP Jambi Minta Pemda Segera Bertindak
Jambi Diganjar Penghargaan Program 3 Juta Rumah, Rp5 Miliar Siap untuk Bedah 250 Rumah
Al Haris Turun Langsung Padamkan Karhutla di Muaro Jambi
Kasus Brigadir Eko Memanas, 5 Polisi yang Dipecat Pilih Ajukan Banding
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:56 WIB

3.632 Titik Panas Terdeteksi, 8 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Jambi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Karhutla Mengancam, Jambi Dapat 500 Sumur Bor dan 4 Helikopter Water Bombing

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Kabut Asap Tebal Selimuti Kota Jambi, Warga Keluhkan Sesak Napas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:27 WIB

DPO Kasus Perzinahan Ditangkap Tim Tabur Kejati Jambi di Nipah Panjang

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Vape Etomidate Jadi Ancaman Baru, BNNP Jambi Minta Pemda Segera Bertindak

Berita Terbaru

Kondisi Muhammad Gibran, bocah 9 tahun asal Kerinci yang menjalani perawatan di Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kerinci

Bocah 9 Tahun di Kerinci Berjuang Melawan Cerebral Palsy

Sabtu, 5 Sep 2026 - 21:21 WIB