TULUNGAGUNG, Jentik.id – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, aktivitas di Pendopo Kabupaten Tulungagung mendadak sepi dan tertutup rapat.
Pantauan pada Minggu (10/04/2026), pintu utama pendopo yang juga merupakan rumah dinas bupati tidak dibuka sejak pagi hingga malam hari dan tidak terlihat aktivitas seperti biasanya, didalam harinya beberapa titik lampu terlihat dihidupka di dalam area tersebut.
Seluruh akses masuk ditutup untuk umum. Bahkan, kegiatan Car Free Day (CFD) yang rutin digelar setiap akhir pekan turut ditiadakan. Area taman rusa atau kebun binatang mini yang berada di dalam kompleks pendopo jadi salah satu daya tarik juga tidak dapat dikunjungi warga.
Sejumlah masyarakat mengaku kecewa atas penutupan tersebut. Pasalnya, pendopo selama ini menjadi salah satu ruang publik favorit untuk rekreasi keluarga.
“Saya datang bersama keluarga untuk ikut CFD sekaligus ingin mengajak anak-anak melihat kebun binatang mini. Biasanya sudah buka pagi, tapi hari ini masih tertutup,” ujar Yono, salah seorang warga.
Pendopo Tulungagung dikenal sebagai ruang terbuka yang kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, bersantai, hingga berinteraksi sosial, khususnya pada akhir pekan.
Penutupan akses tanpa pemberitahuan resmi dinilai mengurangi kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas publik. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai alasan penutupan maupun kapan area tersebut akan kembali dibuka.
Warga berharap pengelolaan ruang publik tetap mengedepankan keterbukaan informasi dan tidak mengorbankan akses masyarakat.
“Kami kaget dengan adanya KPK OTT terhadap Pak Bupati. Tapi seharusnya taman tetap dibuka untuk masyarakat,” tambah Yono.(Red/*).









