Rencana Pembongkaran Terhenti, Xakapa Caffe Lebih Dulu Disapu Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Xakapa Ceffe yang luluh lantak akibat banjir bandang lahar dingin.

Xakapa Ceffe yang luluh lantak akibat banjir bandang lahar dingin.

PADANG, jentik.id – Publik masih mengingat Xakapa Caffe dan Resto di Lembah Anai, Sumatera Barat. Tempat makan itu sempat viral karena berdiri di tepi Batang Anai dengan latar pemandangan alam yang memikat.

Bangunan kafe berdiri hanya beberapa meter dari Air Terjun Lembah Anai. Namun banjir lahar dingin dari Gunung Marapi menghancurkannya pada 11 Mei 2024. Air bah menyeret bangunan hingga pondasinya tak tersisa.

Xakapa berdiri di kawasan hutan lindung dan sempadan sungai di wilayah Kabupaten Tanah Datar. Pengelola tidak mengantongi izin resmi. Pemerintah daerah sebelumnya menyoroti keberadaan kafe itu karena melanggar aturan tata ruang.

Baca Juga :  Selama Mudik Lebaran, Lembah Anai Buka 24 Jam

Seorang akademisi Fakultas Kehutanan UM Sumbar menilai lokasi tersebut rawan banjir dan longsor. Ia menyebut pemerintah seharusnya membongkar bangunan itu lebih awal. Namun sebelum ada tindakan, banjir bandang lebih dulu memusnahkannya.

Saat kejadian, sejumlah pengunjung berada di dalam kafe untuk bersantai dan makan malam. Arus deras menghanyutkan mereka. Hingga kini, tidak ada korban yang ditemukan.

Baca Juga :  Wapres Gibran Dijadwalkan Kunjungi Pasar Tanjung Bajure, Revitalisasi Rp40 Miliar Jadi Sorotan

Pemilik Xakapa, Vani Utari, meluncurkan kafe itu pada Desember 2022. Vani kini menjabat anggota DPRD Kota Padang Panjang dari Fraksi PAN. Ia juga dikenal sebagai putri pengusaha kuliner Aia Badarun.

Awalnya, Xakapa hadir untuk menangkap peluang bisnis F&B di jalur Padang Bukittinggi yang ramai. Namun kafe itu hanya bertahan sekitar satu tahun sebelum bencana menghapusnya dari Lembah Anai. (nr*)

Berita Terkait

Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026
RSUD Mayjen H.A. Thalib Hadirkan Layanan CT-Scan untuk Masyarakat
Bahas Masa Depan ASN, Wawako Azhar Hamzah Ikuti Rakor Se-Provinsi Jambi
Polres Merangin Tindak PETI di DAS Merangin, Polisi Sita Dua Ekskavator
Jelang Rampung, Wali Kota Alfin Cek Pembangunan Pasar Sungai Penuh yang Ditargetkan Selesai Oktober
Kapolres Kerinci Diganti, AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Dipercaya Pimpin Polres Kerinci
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 21:57 WIB

Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Jumat, 4 September 2026 - 17:23 WIB

11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

Jumat, 4 September 2026 - 13:18 WIB

Bahas Masa Depan ASN, Wawako Azhar Hamzah Ikuti Rakor Se-Provinsi Jambi

Rabu, 2 September 2026 - 21:52 WIB

Polres Merangin Tindak PETI di DAS Merangin, Polisi Sita Dua Ekskavator

Berita Terbaru

Ilustrasi – Belasan Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa. (Foto: AI)

Daerah

11 Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap II 2026

Jumat, 4 Sep 2026 - 17:23 WIB