JAMBI, jentik.id – Kota Sungai Penuh membuka Pekan Budaya dalam Festival Jambi Elok Nian 2026 di Anjungan Rumah Adat Kota Sungai Penuh, Taman Mini Melayu Jambi, Jumat malam (17/7). Mengusung tema “Menjaga Warisan Budaya, Menjemput Sungai Penuh Juara”, kegiatan ini menjadi ajang promosi budaya, pariwisata, serta produk UMKM unggulan.
Sejak sore, ratusan warga dan tamu undangan memadati lokasi acara. Mereka menikmati tari tradisional, musik daerah, dan permainan tata cahaya. Penampilan tersebut sukses memukau pengunjung sekaligus menampilkan kekayaan budaya Kota Sungai Penuh.
Pembukaan festival juga dihadiri Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., jajaran pemerintah pusat, pemerintah kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi, Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta tokoh masyarakat.
Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian ialah peragaan busana Batik Incung khas Kota Sungai Penuh. Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, serta pasangan masing-masing tampil percaya diri di atas catwalk.
Wali Kota Sungai Penuh Alfin, S.H., hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Sungai Penuh Srikartini Alfin, S.Kep., Ners. Selain itu, Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekretaris Daerah Alpian, S.E., M.M. juga ikut memeriahkan pembukaan bersama istri masing-masing.
Wali Kota Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya
Dalam sambutannya, Wali Kota Alfin mengapresiasi seluruh tamu yang hadir. Ia juga mengaku bangga karena Kota Sungai Penuh mendapat kepercayaan menjadi bagian dari Festival Jambi Elok Nian 2026.
Menurut Alfin, kegiatan tersebut mampu mempererat persatuan. Selain itu, festival ini juga menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan mendorong pelestarian warisan leluhur.
“Kita memiliki warisan budaya yang sangat berharga, mulai dari Batik Incung, aksara Incung, naskah kuno, sastra lisan, hingga semangat gotong royong. Semua itu harus terus kita jaga dan lestarikan,” ujarnya.
Ia menegaskan masyarakat Kota Sungai Penuh tetap memegang teguh filosofi Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bedil. Karena itu, masyarakat terus menjunjung tinggi adat, nilai keagamaan, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Promosikan Wisata dan Produk Unggulan
Pada kesempatan itu, Alfin juga memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah. Potensi tersebut meliputi panorama alam, kawasan penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat, serta komoditas seperti kayu manis, kopi, dan hortikultura.
Bahkan, Alfin menyebut Radjea Coffee pernah mewakili Indonesia dalam London Coffee Festival 2021. Prestasi tersebut menunjukkan kualitas produk kopi asal Kota Sungai Penuh.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan Festival Jambi Elok Nian menjadi sarana efektif untuk mempromosikan pariwisata, budaya, dan produk UMKM dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
Tak hanya menghadirkan pertunjukan budaya, Pemerintah Kota Sungai Penuh juga membuka stan UMKM dari berbagai kecamatan. Pengunjung dapat membeli makanan khas, Batik Incung, kerajinan tangan, dan berbagai produk unggulan daerah.
Dengan demikian, Festival Jambi Elok Nian 2026 tidak hanya menjadi panggung budaya. Festival ini juga memperkuat promosi pariwisata, mendorong pertumbuhan UMKM, dan mendukung terwujudnya Sungai Penuh Juara. (nr*)









