Surakman Ditemukan Meninggal, Polisi Ungkap Penyebab Kru Kapal 5 Wartawan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 September 2026 - 22:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi bersama kerabat memasukkan peti jenazah anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1, Surakman, ke dalam liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ki Demang, Kampung Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (24/9/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Polisi bersama kerabat memasukkan peti jenazah anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1, Surakman, ke dalam liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ki Demang, Kampung Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (24/9/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

BANTEN, jentik.id – Polisi mengungkap penyebab kematian Surakman (60), kru KM Arupadhatu 1 yang hilang saat membawa lima wartawan untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Imam Wijayanto mengatakan Surakman meninggal setelah tenggelam. Air masuk ke saluran pernapasan dan membuat korban kehilangan kemampuan bernapas.

“Penyebab kematian karena tenggelam. Masuknya air pada jalan napas,” kata Imam kepada kumparan, Kamis (24/9/2026).

Petugas menemukan tubuh Surakman dalam kondisi mulai membusuk. Kondisi tersebut menyulitkan proses identifikasi. Polisi juga melihat beberapa bagian tubuh korban mengalami kerusakan.

Baca Juga :  Dari Sampah Jadi Rupiah! Warga Talang Lindung Kini Semakin Aktif Menabung Sampah

“Waktu ditemukan mulai membusuk,” ujar Imam.

Surakman bekerja sebagai salah satu kru KM Arupadhatu 1. Kapal tersebut membawa lima wartawan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas erupsi sebelum kapal kehilangan kontak.

Dua Kru dan Lima Wartawan Masih Dicari

Hingga Kamis (24/9/2026), petugas masih mencari dua kru kapal lainnya, yakni Arta dan Heriyanto. Tim pencarian juga terus mencari lima wartawan yang berada dalam kapal tersebut.

Kelima jurnalis itu terdiri dari M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang bekerja sebagai jurnalis lepas.

Baca Juga :  Polisi Dalami Kepemilikan dan Perizinan 995 Senjata yang Ditemukan di Sekolah Jaksel

Tim gabungan terus menyisir wilayah pencarian untuk menemukan kru dan wartawan yang masih hilang.

Surakman menjadi orang pertama yang petugas temukan dalam insiden hilangnya KM Arupadhatu 1. Polisi kini mengumpulkan keterangan dan informasi untuk menyusun kronologi kejadian.

Petugas juga melanjutkan pencarian terhadap tujuh orang lain yang masih belum diketahui keberadaannya. (nr*)

Berita Terkait

Banjir Bandang Solok, Pemkab Agam Kirim Bantuan dan Uang Rp75 Juta
Jalan Solok-Padang Dipenuhi Material Banjir, 29 Alat Berat Bergerak
Alfin Gandeng Kemenkum Jambi, Kekayaan Intelektual Sungai Penuh Diperkuat
Bappenas Lirik Sungai Penuh, Capaian Imunisasi Jadi Rujukan Pencegahan Stunting
Banjir Bandang Terjang Solok, Akses Jalan Mulai Dibuka Bertahap
Dua Warga Hilang Usai Banjir Bandang, SAR Sisir Wilayah Solok
Banjir Bandang Solok Makan Korban, Satu Orang Ditemukan Meninggal
Solok Diterjang Banjir Bandang, Kantor Pemerintah dan Rumah Warga Terdampak
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:31 WIB

Surakman Ditemukan Meninggal, Polisi Ungkap Penyebab Kru Kapal 5 Wartawan

Kamis, 24 September 2026 - 20:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Pemkab Agam Kirim Bantuan dan Uang Rp75 Juta

Kamis, 24 September 2026 - 18:48 WIB

Jalan Solok-Padang Dipenuhi Material Banjir, 29 Alat Berat Bergerak

Kamis, 24 September 2026 - 16:30 WIB

Bappenas Lirik Sungai Penuh, Capaian Imunisasi Jadi Rujukan Pencegahan Stunting

Rabu, 23 September 2026 - 09:49 WIB

Banjir Bandang Terjang Solok, Akses Jalan Mulai Dibuka Bertahap

Berita Terbaru