Polisi Dalami Kepemilikan dan Perizinan 995 Senjata yang Ditemukan di Sekolah Jaksel

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Humas polres Metro Jaya Jakarta Selatan AKP AKP Joko Adiwibowo

Kasi Humas polres Metro Jaya Jakarta Selatan AKP AKP Joko Adiwibowo

Jakarta, jentik.id – Kepolisian terus mendalami kepemilikan serta legalitas perizinan ratusan senjata yang ditemukan di salah satu ruangan milik yayasan sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Total terdapat 995 pucuk senjata yang diamankan dalam temuan tersebut, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo mengatakan penyidik Satreskrim masih melakukan penyelidikan terhadap asal-usul senjata sekaligus memeriksa dokumen-dokumen yang ditemukan di lokasi.

“Terkait dokumen-dokumen ini tentunya penyelidik Satreskrim sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman. Langkah kami ini TKP di yayasan, informasi yang kami dapat dari yayasan, berawal dari keterangan pihak yayasan,” kata Joko kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2026).

Selain mengamankan barang bukti, polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap kepemilikan senjata tersebut.

Baca Juga :  KPK Geladah Kontor BPK Perwakikan RI Palembang Sita Sejumlah Dokumen Petunnjuk Terkait Suap Bupati Muara Enim Edison.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, sebanyak 995 pucuk senjata yang ditemukan terdiri atas 776 airsoft gun jenis revolver, 215 airsoft gun jenis pistol, dan empat pucuk senapan angin.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan sejumlah senjata api di dalam gudang, di antaranya satu pucuk senjata api jenis Francisca serta empat senjata laras panjang pabrikan.

Pada pengembangan penyelidikan yang dilakukan Rabu (5/8/2026), polisi kembali menemukan tiga pucuk airsoft gun masing-masing berjenis FN90, AK-47, dan M4 Carbine.
Saat ini, seluruh airsoft gun telah dititipkan di Unit Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak (Wasendak) Polda Metro Jaya.

Sementara itu, senjata api beserta empat laras panjang masih diamankan dan diperiksa oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.

“Kemudian terkait dengan temuan itu, barang-barang tersebut senjata api diamankan Unit Reskrim, berikut empat laras senjata panjang diamankan di Unit Reskrim.

Baca Juga :  Sopir Ekspedisi di Kerinci Dibekuk, Sabu Ternyata Dikendalikan dari Dalam Lapas

Kemudian airsoft gun-nya dititipkan di Wasendak Polda Metro Jaya,” ujar Joko.

Menurut Joko, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan pihak yayasan yang menemukan ratusan senjata di lingkungan sekolah.

Berdasarkan informasi awal, senjata-senjata tersebut diduga berkaitan dengan mantan Ketua Yayasan berinisial IWD.
Polisi berencana memanggil IWD untuk dimintai klarifikasi mengenai kepemilikan dan legalitas senjata tersebut.

“Dugaannya seperti itu (kaitan dengan Ketua Yayasan lama) dan tentunya akan kami undang. Akan kami undang yang kaitannya disebutkan yayasan ada kaitannya dengan pengurus lama, itu menjadi poin dalam pemeriksaan nanti,” pungkas Joko.

Hingga kini, penyidik masih mendalami status kepemilikan, kelengkapan izin, serta kemungkinan adanya pelanggaran hukum terkait penyimpanan ratusan senjata tersebut.(asy*)

 

Berita Terkait

Pendalaman Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari, KPK Geledah Tiga Lokasi
Gudang Penimbunan Biosolar di Padang Digerebek, Polisi Sita 1.350 Liter BBM Subsidi
Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Kejagung, Tampil dengan Rompi Pink dan Tangan Diborgol
KPK Kembangkan Kasus Suap Bea Cukai, Aliran Dana Rp91 Miliar Jadi Fokus Penyidikan
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen MBG di Jambi Memanas, Polda Periksa Tiga Ketua Yayasan
Pegawai Kejaksaan di Jambi Terseret Dugaan Investasi Fiktif Rp900 Juta, Kejati Beri Penjelasan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah Senilai Rp1,3 Miliar, Satu Pelaku Ditangkap
Kadis PUPR Kota Bengkulu Diperiksa KPK, Didalami Terkait Pengembangan Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Pendalaman Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari, KPK Geledah Tiga Lokasi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Gudang Penimbunan Biosolar di Padang Digerebek, Polisi Sita 1.350 Liter BBM Subsidi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Kejagung, Tampil dengan Rompi Pink dan Tangan Diborgol

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

KPK Kembangkan Kasus Suap Bea Cukai, Aliran Dana Rp91 Miliar Jadi Fokus Penyidikan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Polisi Dalami Kepemilikan dan Perizinan 995 Senjata yang Ditemukan di Sekolah Jaksel

Berita Terbaru

Foto: dok Istimewa

Nasional

21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:12 WIB

Foto: Pedagang ikan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kesehatan

Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:54 WIB

Foto: Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra kedua dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri rapat umum di Teheran, Iran, 31 Mei 2019. (via REUTERS/Hamid Forootan)

Internasional

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:38 WIB