Presiden Tetapkan Target Rupiah di Kisaran Rp16.800–Rp17.500

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/agr.)

Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka (kanan) menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/agr.)

Jakarta, jentik.id-Pemerintah menetapkan target nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.500 per dolar AS dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan target tersebut dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). Ia menegaskan pentingnya strategi fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Pemerintah juga menetapkan proyeksi inflasi pada kisaran 1,5–3,5 persen untuk menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, pemerintah mematok suku bunga SBN tenor 10 tahun di level 6,5–7,3 persen.

Baca Juga :  Pemerintah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil hingga Konsumen, Hadapi Idul Adha dan Tekan Inflasi

Dari sisi fiskal, pemerintah merancang defisit APBN 2027 di kisaran 1,80–2,40 persen PDB. Pemerintah juga menargetkan belanja negara sebesar 13,62–14,80 persen PDB dan pendapatan negara 11,82–12,40 persen PDB.

Presiden Prabowo menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,8–6,5 persen pada 2027. Pemerintah juga menyiapkan target jangka panjang untuk mencapai pertumbuhan 8 persen pada 2029.

Di sektor energi, pemerintah menetapkan asumsi harga minyak 70–95 dolar AS per barel. Pemerintah juga menargetkan lifting minyak 602–615 ribu barel per hari dan lifting gas 934–977 ribu barel setara minyak per hari.

Baca Juga :  Emas Antam Menguat, Harga Hari Ini Capai Rp3,049 Juta per Gram

Prabowo menegaskan kebijakan ini untuk menekan kemiskinan di kisaran 6,0–6,5 persen dan menurunkan pengangguran terbuka ke 4,30–4,87 persen.

Rapat paripurna DPR RI tersebut dihadiri 451 anggota dan dinyatakan kuorum oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Presiden didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga terkait. (nr*)

Berita Terkait

Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat
Pendapatan Negara RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Penerimaan Pajak Bertambah Rp2 Triliun
Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau
Auto Care Kenalkan Teknologi Touchless Shampoo, Kinclong Tanpa Risiko Baret
Wakapolres Kerinci Pantau SPBU, Pastikan Penyaluran BBM Bersubsidi Tepat Sasaran
DPRD Sungai Penuh Sidak SPBU Playang Raya, Soroti Dugaan Pungutan Liar Nomor Antrian Isi BBM
Wali Kota Alfin Resmikan Gen Auto Care Anak Perusahaann, PT Tren Gen Hurizon
Inflasi AS Belum Jinak, Pejabat The Fed Dorong Kenaikan Suku Bunga
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:01 WIB

Bank Sentral Belanda Pindahkan Cadangan Emas 86 Ton Dari Amerika Serikat

Senin, 7 September 2026 - 20:30 WIB

Pendapatan Negara RAPBN 2027 Naik Rp9,1 Triliun, Penerimaan Pajak Bertambah Rp2 Triliun

Minggu, 6 September 2026 - 10:14 WIB

Penerbangan Di Bandara Soetta Ditutup Sementara Imbas Abu Erupsi Anak Krakatau

Rabu, 2 September 2026 - 15:38 WIB

Auto Care Kenalkan Teknologi Touchless Shampoo, Kinclong Tanpa Risiko Baret

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Wakapolres Kerinci Pantau SPBU, Pastikan Penyaluran BBM Bersubsidi Tepat Sasaran

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB