TNI AL Bongkar Modus Pengiriman 4.364 Kartrid Vape Diduga Mengandung Narkotika

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia (tiga dari kanan) bersama Forkopimda menunjukkan barang bukti liquid vape terindikasi narkotika yang berhasil diamankan Lanal Lampung, Senin (12/10/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia (tiga dari kanan) bersama Forkopimda menunjukkan barang bukti liquid vape terindikasi narkotika yang berhasil diamankan Lanal Lampung, Senin (12/10/2026). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

LAMPUNG SELATAN, jentik.id – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggagalkan pengiriman 4.364 kartrid vape yang diduga mengandung narkotika di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Petugas menaksir nilai barang tersebut mencapai Rp34,9 miliar.

Komandan Kodaeral III, Laksamana Muda TNI Uki Prasetia, menjelaskan bahwa tim gabungan menerima informasi intelijen tentang pengiriman cairan vape yang diduga mengandung etomidate.

Menindaklanjuti informasi itu, petugas menghentikan bus ALS bernomor polisi BK 7571 UA pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 02.50 WIB. Bus tersebut melayani rute Medan–Tangerang.

Saat memeriksa bagasi, petugas menemukan tiga kardus berisi keripik singkong. Namun, pemeriksaan lanjutan mengungkap ribuan kartrid vape merek Yakuza XL dan Batman di balik makanan ringan tersebut.

Baca Juga :  Polisi Usut Dugaan Asusila di Ponpes Tebo, Tujuh Santriwati Jadi Korban

Petugas bersama BNNP Lampung menghitung seluruh barang bukti. Kardus pertama berisi 1.590 kartrid Yakuza XL warna ungu. Kardus kedua memuat 1.173 kartrid Yakuza XL warna merah.

Sementara itu, kardus ketiga berisi 797 kartrid Batman warna hitam, 210 kartrid Yakuza XL warna ungu, dan 594 kartrid Yakuza XL warna merah.

Selanjutnya, petugas bersama Bea Cukai Lampung dan BNNP Lampung menguji sampel menggunakan alat narco test. Hasil awal menunjukkan indikasi kandungan narkotika. Meski begitu, pemeriksaan laboratorium masih diperlukan untuk memastikan jenis zatnya.

Baca Juga :  Pegawai Kejaksaan di Jambi Terseret Dugaan Investasi Fiktif Rp900 Juta, Kejati Beri Penjelasan

Uki memperkirakan operasi ini dapat mencegah paparan narkotika terhadap 13.092 hingga 21.820 orang. Selain itu, penyitaan tersebut berpotensi menghemat biaya rehabilitasi Rp11,19 miliar hingga Rp18,65 miliar.

Kini, penyidik menelusuri identitas pengirim dan mendalami kemungkinan keterlibatan pengemudi bus. TNI AL juga menjaga seluruh barang bukti di Markas Komando Pangkalan TNI AL Lampung sebelum menyerahkannya kepada instansi berwenang. (nr*)

Berita Terkait

DPRD Sungai Penuh Pertanyakan Proses Pembongkaran Bangunan Eks Dinkes, Harus Dinilai Sebelum Dilelang
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Akan Selusuri Hibah Tanah Dan Pembongkaran Bangun Eks Dinkes Mengacu PP Nomor 7 Tahun 2024
Kabid Aset Hibah Tanah Dan Pembongkaran Bangunan Eks Dinkes Tak Perlu Persetujuan DPRD
Penilaian Aset Pembongkaran Bangunan Dan Hibah Harus Dilakukan Sebelum Dihapusan
Izin Siapa Bongkar Bangunan Aset BMD Dan Material Bekas Pembongkaran ke Mana?
Legalitas Hibah Tanah Aset Pemkot Sungai Penuh untuk Kantor Imigrasi Dipertanyakan
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT KPK, Diduga Terkait Suap Proyek dan Manipulasi Audit BPK
Dugaan Korupsi Lahan Ujung Jabung Rp11,9 Miliar, Hakim Tolak Eksepsi Eks Kepala BPN
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:51 WIB

DPRD Sungai Penuh Pertanyakan Proses Pembongkaran Bangunan Eks Dinkes, Harus Dinilai Sebelum Dilelang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Akan Selusuri Hibah Tanah Dan Pembongkaran Bangun Eks Dinkes Mengacu PP Nomor 7 Tahun 2024

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Kabid Aset Hibah Tanah Dan Pembongkaran Bangunan Eks Dinkes Tak Perlu Persetujuan DPRD

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Penilaian Aset Pembongkaran Bangunan Dan Hibah Harus Dilakukan Sebelum Dihapusan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Izin Siapa Bongkar Bangunan Aset BMD Dan Material Bekas Pembongkaran ke Mana?

Berita Terbaru