Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen MBG di Jambi Memanas, Polda Periksa Tiga Ketua Yayasan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ramos Hutabarat (kanan), kuasa hukum 4 dapur SPPG yang melapor ke Polda Jambi. Ramos Hutabarat, mengatakan penyidik telah memeriksa tiga kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Jambi.

Ramos Hutabarat (kanan), kuasa hukum 4 dapur SPPG yang melapor ke Polda Jambi. Ramos Hutabarat, mengatakan penyidik telah memeriksa tiga kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Jambi.

JAMBI, jentik.id – Polda Jambi terus mengusut dugaan pemalsuan dokumen yang melibatkan tiga yayasan mitra Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi. Kini, penyidik memasuki tahap pemeriksaan terhadap pihak yang dilaporkan.

Kuasa hukum pelapor, Ramos Hutabarat, mengatakan penyidik telah memeriksa tiga ketua yayasan. Penyidik juga meminta keterangan dari kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Jambi.

“Perkara ini sudah memasuki tahap pemeriksaan terhadap tiga ketua yayasan yang kami laporkan,” kata Ramos, Kamis (6/8/2026).

Selain itu, penyidik mengirim surat panggilan kepada Kepala Badan Gizi Nasional untuk mendalami dugaan pemalsuan dokumen yang menjadi objek laporan.

Baca Juga :  Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Klaim Kantongi Data Dugaan Korupsi MBG

Kasus ini berawal dari laporan sejumlah pengelola SPPG yang menjadi mitra Program MBG di Jambi. Mereka menduga tiga yayasan menggunakan dokumen yang tidak sah dalam proses administrasi kerja sama.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, sebelumnya membenarkan bahwa Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi menangani laporan tersebut.

Ramos menyebut sedikitnya 11 mitra SPPG mengaku menjadi korban. Menurutnya, salah satu yayasan memalsukan beberapa dokumen, termasuk surat yang berkaitan dengan kepemilikan fasilitas dapur.

Ia menjelaskan, yayasan itu mengajukan dokumen kepada Badan Gizi Nasional dengan mencantumkan dapur, bangunan, dan seluruh fasilitas operasional sebagai aset yayasan. Padahal, pengelola dapur memiliki seluruh fasilitas tersebut.

Baca Juga :  Kejari Tetapkan Ketua dan Anggota DPRD Magetan Tersangka Korupsi Dana Pokir

Ramos juga menjelaskan bahwa 11 dapur SPPG yang didampinginya berada di bawah tiga yayasan yang masih memiliki hubungan keluarga. Karena itu, ia meminta penyidik menelusuri dugaan keterlibatan seorang anggota Polri aktif dan seorang aparatur sipil negara (ASN) dalam kepengurusan yayasan.

Menurut Ramos, dugaan pemalsuan dokumen membuat para pemilik dapur tidak masuk sebagai mitra resmi. Akibatnya, mereka tidak bisa mengawasi pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis secara transparan.

Ramos menegaskan bahwa Program MBG merupakan program prioritas pemerintah. Karena itu, seluruh pihak harus menjalankan program tersebut secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (nr*)

Berita Terkait

Pendalaman Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari, KPK Geledah Tiga Lokasi
Gudang Penimbunan Biosolar di Padang Digerebek, Polisi Sita 1.350 Liter BBM Subsidi
Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Kejagung, Tampil dengan Rompi Pink dan Tangan Diborgol
KPK Kembangkan Kasus Suap Bea Cukai, Aliran Dana Rp91 Miliar Jadi Fokus Penyidikan
Polisi Dalami Kepemilikan dan Perizinan 995 Senjata yang Ditemukan di Sekolah Jaksel
Pegawai Kejaksaan di Jambi Terseret Dugaan Investasi Fiktif Rp900 Juta, Kejati Beri Penjelasan
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pasir Timah Senilai Rp1,3 Miliar, Satu Pelaku Ditangkap
Kadis PUPR Kota Bengkulu Diperiksa KPK, Didalami Terkait Pengembangan Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Pendalaman Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong M Fikri Thobari, KPK Geledah Tiga Lokasi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Gudang Penimbunan Biosolar di Padang Digerebek, Polisi Sita 1.350 Liter BBM Subsidi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Febrie Adriansyah Kembali Diperiksa Kejagung, Tampil dengan Rompi Pink dan Tangan Diborgol

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WIB

KPK Kembangkan Kasus Suap Bea Cukai, Aliran Dana Rp91 Miliar Jadi Fokus Penyidikan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:03 WIB

Polisi Dalami Kepemilikan dan Perizinan 995 Senjata yang Ditemukan di Sekolah Jaksel

Berita Terbaru

Foto: dok Istimewa

Nasional

21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:12 WIB

Foto: Pedagang ikan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kesehatan

Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:54 WIB

Foto: Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra kedua dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri rapat umum di Teheran, Iran, 31 Mei 2019. (via REUTERS/Hamid Forootan)

Internasional

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:38 WIB