Kerinci, jentik.id — Warga Desa Sebukar, Kecamatan Tanah Cogok, Kabupaten Kerinci, mengeluhkan kondisi drainase di kawasan permukiman yang dipenuhi genangan air dan menimbulkan bau menyengat.
Kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan belum mendapat penanganan.
Genangan air yang terbiarkan dalam saluran drainase dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menjadi sumber penyakit apabila tidak segera mendapat perhatian serius
Keluhan terutama disampaikan warga yang rumahnya berada di sekitar bantaran drainase.
Mereka sangat khawatir ketika hujan turun spontan debit air meningkat karena saluran tidak mampu menampungnya, sehingga air meluap ke jalan ke lingkungan rumah warga.
“Bau dari saluran ini sangat menyengat. Kalau musim hujan, airnya melimpah sampai menggenangi jalan dan lingkungan rumah warga bau semakin terasa,” keluh salah seorang warga.
Menurut warga, persoalan tersebut perlu segera menjadi perhatian Pemerintah Desa Sebukar. Penanganan dinilai tidak cukup hanya dengan membersihkan saluran, tetapi juga perlu dilakukan pengecekan terhadap kondisi serta konstruksi drainase agar mampu menyesuaikan dengan kebutuhan kawasan permukiman.
Warga berharap pemerintah desa segera mengambil langkah konkret sebelum kondisi tersebut semakin parah dan berdampak terhadap kesehatan serta kenyamanan masyarakat.
Selain persoalan drainase, warga juga menyoroti kondisi penerangan jalan di sejumlah titik lampu terpasang di Desa Sebukar, tidak berfungsi sehingga kondisi sejumlah ruas jalan menjadi minim penerangan pada malam hari.
Penerangan jalan dinilai memiliki peran penting dalam menunjang keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Karena itu, warga berharap pemerintah desa melakukan pendataan terhadap titik-titik lampu yang rusak atau tidak menyala untuk segera dilakukan perbaikan.
Warga menilai lingkungan desa yang bersih, sehat, aman, dan nyaman bukan hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian penting dari kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Dengan adanya keluhan tersebut, warga berharap Pemerintah Desa Sebukar dapat segera melakukan pengecekan lapangan dan mengambil langkah penanganan terhadap drainase maupun fasilitas penerangan jalan yang mengalami kerusakan.(asy*)









