Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 01:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah korban telah dievakuasi ke Ramah Sakit Daerah Mayjen AH Thalib Sungai Penuh

Jenazah korban telah dievakuasi ke Ramah Sakit Daerah Mayjen AH Thalib Sungai Penuh

Sungai Penuh, jentik.id – Warga Desa Sumur Anyir, Kecamatan Sungai Bungkal, Kota Sungai Penuh, dihebohkan dengan penemuan seorang pria berinisial A (24) yang meninggal dunia gantung diri di kamar mandi rumahnya, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya dalam kondisi tidak bernyawa di kamar mandi. Sang istri kemudian meminta bantuan orang tua dan warga sekitar untuk mengevakuasi korban.

Korban selanjutnya dibawa ke RSU Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh untuk menjalani pemeriksaan medis.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyatakan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Baca Juga :  Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Kasat Reskrim Polres Kerinci AKP Ritonga membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Korban pertama kali ditemukan oleh istrinya di kamar mandi. Selanjutnya, warga setempat membantu mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah sakit,” ujar AKP Ritonga pada Wartawan.

Sesampainya di rumah sakit, jenazah korban menjalani visum et repertum atau pemeriksaan luar oleh dokter RSU Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh.

“Setelah dilakukan visum et repertum atau pemeriksaan luar jenazah oleh dokter RSU Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas,” katanya.

Menurut AKP Ritonga, pihak keluarga juga meminta agar jenazah tidak dilakukan autopsi. Keluarga menyatakan tidak ingin melanjutkan penanganan perkara tersebut kepada pihak berwajib dan bersedia membuat surat pernyataan.

Baca Juga :  Jenazah Pilot PT AMA Air yang Tewas Dalam Penyerangan OPM Di Yahukimo Berhasil  Dievakuasi TNI 

“Pihak keluarga meminta agar jenazah tidak dilakukan autopsi dan bersedia membuat surat pernyataan untuk tidak melanjutkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib,” jelasnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka, yakni rumah orang tua korban di Desa Koto Renah, Kecamatan Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan pendataan dan penanganan sesuai prosedur. Sementara itu, terkait penyebab dan motif korban mengakhiri hidupnya, polisi masih melakukan penyelidikan.(asy*)

Berita Terkait

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.
Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci
Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh
Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan
WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Terjadi Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Empat Penumpang Jadi Korban, Satu Kritis
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:25 WIB

Warga Sumur Anyir Heboh, Pria Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Rabu, 2 September 2026 - 01:03 WIB

Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Berita Terbaru