Orang Tua Tolak Damai, Dugaan Penganiayaan Siswa SMA Titian Teras Berlanjut

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan SMA Titian Teras Provinsi Jambi. Dugaan kekerasan dan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah terjadi di SMA Titian Teras Provinsi Jambi.

Penampakan SMA Titian Teras Provinsi Jambi. Dugaan kekerasan dan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah terjadi di SMA Titian Teras Provinsi Jambi.

JAMBI, jentik.id – Dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa di SMA Titian Teras Provinsi Jambi kini berlanjut ke jalur hukum. Peristiwa tersebut terjadi di area asrama sekolah dan melibatkan sejumlah siswa senior.

Kasus itu bermula pada Minggu malam, 20 September 2026. Berdasarkan laporan pihak korban kepada polisi, seorang siswa berinisial H memanggil korban untuk datang ke salah satu kamar asrama.

Saat tiba di kamar, korban melihat beberapa siswa dari berbagai angkatan sudah berkumpul. Mereka kemudian meminta korban menghadap kepada para senior.

Korban Mengaku Mendapat Kekerasan

Situasi kemudian memanas. Salah seorang senior meminta korban kembali ke kamarnya dan menampar bagian telinganya.

Korban juga mengaku mendapat pukulan dan tendangan dari beberapa siswa lain yang berada di kamar tersebut.

Baca Juga :  Tiga ABK Selamat, Tim SAR Jambi Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Simbur Naik

Setelah kejadian, korban merasakan sakit pada telinga dan mengalami dengungan yang terus berlangsung. Pemeriksaan medis awal juga mengarah pada dugaan cedera pada gendang telinga.

Pihak korban kemudian membawa persoalan tersebut ke jalur hukum. Polisi menerima laporan terkait dugaan kekerasan yang terjadi di lingkungan asrama SMA Titian Teras.

Sekolah Sempat Tempuh Jalan Kekeluargaan

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan pemerintah daerah sudah menerima laporan mengenai perkembangan kasus tersebut.

Sudirman mendapat informasi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala SMA Titian Teras.

Menurut Sudirman, pihak sekolah sebelumnya telah berupaya menyelesaikan persoalan melalui pendekatan internal dan kekeluargaan.

Namun, orang tua korban tidak menerima kesepakatan damai yang ditawarkan pihak sekolah.

“Setelah kembali ke rumah, pihak yang terlibat justru memilih untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib,” kata Sudirman, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga :  Tanjabtim Usulkan Perbaikan Jalan Muara Sabak–Rantau Rasau

Kasus Masuk Proses Hukum

Keputusan keluarga korban untuk melapor membuat penanganan kasus berlanjut melalui proses hukum. Aparat penegak hukum akan menangani laporan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Dugaan kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan siswa. Pihak sekolah dan pemerintah daerah juga perlu memastikan lingkungan pendidikan tetap aman bagi seluruh peserta didik.

Proses hukum nantinya akan mengungkap kronologi serta peran masing-masing pihak berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang diperoleh penyidik.

Sementara itu, informasi mengenai identitas siswa yang terlibat tetap perlu dijaga karena perkara ini menyangkut anak di bawah umur. (nr*)

Berita Terkait

Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia
Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam
Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat
Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla
Indeks Kualitas Udara Jambi Capai 392, Al Haris Kerahkan ASN Muda Atasi Karhutla
Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi
Kabut Asap Makin Pekat, Sejumlah Penerbangan di Jambi Tertunda
Kembali Aktif! Mobile Banking Bank Jambi Bisa Dipakai Lagi, Ini Syaratnya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Penggerebekan Narkoba di Muaro Jambi, 20 Orang Diciduk, Seorang di Antaranya Lansia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:44 WIB

Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Bandara Sultan Thaha Jambi Buka Operasional hingga Tengah Malam

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Karhutla Picu Ribuan Kasus ISPA di Kota Jambi, Polusi Udara Masuk Kategori Sangat Tidak Sehat

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dishut Jambi Anggarkan Rp1,84 Miliar untuk Peralatan Penanganan Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Indeks Kualitas Udara Jambi Capai 392, Al Haris Kerahkan ASN Muda Atasi Karhutla

Berita Terbaru