Aliran Murka ke Arab Saudi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drone milik Iran.

Drone milik Iran.

Taheran,  jentik.id-Iran murka usai Arab Saudi mendesak Donald Trump untuk meluncurkan serangan militer besar-besaran ke Iran, Teheran lantas merespons dengan meluncurkan gelombang serangan drone besar-besaran ke wilayah kerajaan itu.

Laporan intelijen yang beredar Selasa dini hari menyebutkan bahwa Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah melakukan serangkaian komunikasi pribadi dengan Presiden Trump. Riyadh dikabarkan mendesak Washington untuk tidak menghentikan kampanye militer hingga kemampuan nuklir dan militer Iran benar-benar lumpuh.

Meski pemerintah Arab Saudi secara resmi membantah laporan tersebut dan terus menyuarakan deeskalasi di forum internasional, sumber diplomatik menunjukkan adanya tekanan kuat agar AS mengambil tindakan “pemenggalan kepala ular” untuk mengakhiri pengaruh Teheran di kawasan secara permanen.

Baca Juga :  Sekolah Dasar Perempuan di Iran Diserang, 108 Orang Tewas

Sebagai jawaban atas ancaman tersebut dan rentetan serangan udara AS-Israel sebelumnya, Iran meluncurkan serangan balasan yang masif pada malam 15-16 Maret 2026. Sedikitnya 60 rudal drone kamikaze dilaporkan menghujani wilayah Arab Saudi dalam satu gelombang serangan terkoordinasi.

Target utama serangan ini meliputi:
fasilitas minyak Aramco, melumpuhkan pasokan energi global.

Pangkalan Udara Pangeran Sultan: Lokasi yang menampung personel militer Amerika Serikat.
Infrastruktur di Riyadh: Menyebabkan kepanikan di ibu kota dan memaksa Kedutaan Besar AS mengeluarkan perintah shelter-in-place.

Drone yang digunakan diidentifikasi sebagai varian Shahed-136, beroperasi sebagai “amunisi berkeliaran”. Berbeda dengan drone konvensional yang menembakkan rudal, drone ini berfungsi sebagai rudal itu sendiri—membawa hulu ledak di moncongnya dan menabrakkan diri ke target dengan akurasi tinggi.

Baca Juga :  Resmi Dimulai! Kloter Pertama Jemaah Haji Indonesia Tinggalkan Arab Saudi.

Meski sistem pertahanan udara Patriot milik Saudi berhasil mencegat sebagian ancaman tersebut, beberapa drone dilaporkan berhasil menembus barisan pertahanan dan menyebabkan kerusakan material serta kebakaran di beberapa titik strategis.

Dunia kini menanti reaksi Presiden Trump. Eskalasi ini telah memicu lonjakan harga minyak mentah dunia secara drastis dan mengancam keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Para pengamat militer memperingatkan bahwa jika AS menuruti desakan Saudi untuk melakukan serangan darat atau udara lebih lanjut, Timur Tengah terancam masuk ke dalam lubang perang regional yang tak terkendali. (*/syam)

Berita Terkait

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran
Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS
Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada
Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan
Kebakaran Hutan Meluas, Spanyol Tetapkan Darurat Nasional, Ribuan Warga Dievakuasi
Penyebab Kematian Pangeran Arab Saudi di Hotel Mewah London Terungkap, Pengadilan Inggris Buka Fakta Baru
Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp671,8 Triliun, Menhan Pete Hegseth Minta Tambahan Dana
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Iran Tetapkan Syarat untuk Buka Selat Hormuz, Minta Ganti Rugi Perang dari AS

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Indonesia Serukan Aksi Nyata! Ajukan 5 Langkah Lindungi Al Aqsa dan Dukung Palestina

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:40 WIB

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Puluhan Orang Terluka dan WNI Diminta Waspada

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:12 WIB

Jelang Pidato Presiden Filipina, Polisi Temukan Bom Rakitan dan Tingkatkan Pengamanan

Berita Terbaru

Foto: dok Istimewa

Nasional

21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:12 WIB

Foto: Pedagang ikan (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Kesehatan

Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli

Selasa, 11 Agu 2026 - 11:54 WIB

Foto: Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, putra kedua dari mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, menghadiri rapat umum di Teheran, Iran, 31 Mei 2019. (via REUTERS/Hamid Forootan)

Internasional

Lama Menghilang, Mojtaba Khamenei Segera Muncul di Publik Iran

Selasa, 11 Agu 2026 - 10:38 WIB