Jaksa Agung Minta Jaksa Daerah Bernyali Tangani Korupsi Besar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejagung RI Ingatkan Kejaksaan Daerah

Kejagung RI Ingatkan Kejaksaan Daerah

JAKARTA.jentik.id-ST Burhanuddin meminta jajaran kejaksaan di daerah untuk bernyali menangani kasus korupsi berskala besar dan tidak hanya terfokus pada perkara dana desa.

Penegasan tersebut disampaikan Burhanuddin dalam kunjungan kerjanya di wilayah Kejaksaan Tinggi Papua pada Selasa (31/3/2026). Ia menekankan bahwa pemberantasan korupsi di daerah harus sejalan dengan upaya di tingkat pusat.

“Pemberantasan korupsi di daerah tidak boleh kalah gencar dengan pusat dan tidak  hanya terfokus pada dana desa, melainkan juga harus berani menindak kasus dengan kerugian negara yang besar,” ujar Burhanuddin dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi satuan kerja yang aktif melakukan penyidikan tindak pidana khusus. Namun, ia juga memberikan teguran kepada unit kerja yang dinilai masih pasif dalam mengungkap kasus korupsi.

Baca Juga :  Dewan Pers Gelar Fun Walk Bersama Insan Media Dan Menteri HAM Peringati World Press Freedom Day 2026

Menurutnya, keberanian dan profesionalisme aparat penegak hukum menjadi kunci utama dalam membongkar praktik korupsi yang berdampak besar terhadap keuangan negara dan kesejahteraan masyarakat.

Burhanuddin juga menyinggung sejumlah perkara besar di Papua, di antaranya dugaan korupsi dana PON XX Papua serta pembangunan sarana aerosport di Mimika. Ia menekankan pentingnya optimalisasi pemulihan kerugian negara.”tutur Kejagung.

Terkait hal tersebut, ia mengungkapkan masih terdapat tunggakan uang pengganti sebesar Rp97,14 miliar di wilayah Papua yang perlu segera ditindaklanjuti.
Selain itu, Burhanuddin menyoroti perlunya penguatan peran kejaksaan di berbagai sektor strategis. Di bidang pidana umum, ia mencatat masih minimnya jumlah balai rehabilitasi serta adanya tunggakan eksekusi terhadap terpidana dan barang bukti di sejumlah Kejaksaan Negeri.

Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 pada 27 Mei, Muhammadiyah Kompak Satu Tanggal

Ia juga meminta profesionalisme dalam menangani perkara yang menarik perhatian publik, termasuk kasus penembakan pesawat Smart Air oleh kelompok kriminal bersenjata di wilayah Merauke.

Di bidang intelijen, Burhanuddin menekankan pentingnya pengawalan terhadap 38 proyek strategis nasional di Papua dengan nilai sekitar Rp3,7 triliun, serta optimalisasi peran jaksa pengacara negara dalam mendampingi pemerintah daerah.

Mengakhiri arahannya, ia mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga integritas dan mewaspadai perlawanan balik dari pelaku korupsi atau corruptors fight back. Ia menegaskan bahwa setiap penanganan perkara harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Berita Terkait

Prabowo Tinjau Alutsista Baru TNI, Rafale dan A400M Siap Jaga Langit Indonesia
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 pada 27 Mei, Muhammadiyah Kompak Satu Tanggal
Alat Kecil di Balik Helm Ini Ternyata Bisa Membahayakan Nyawa di Jalan
Rupiah Tertekan ke Rp17.529, BI Bongkar Penyebab di Balik Pelemahan Ini
Viral di LCC MPR, Josepha dari Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China
Gegara Penilaian Kontroversial, MPR RI Copot Juri dan MC LCC Empat Pilar Kalbar
KPK Sebut Penanganan Koruptor Sangat Mahal, Negara Tanggung Semua Kebutuhan Tahanan
Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Segera Cair, Ini Jadwal dan Besarannya
Berita ini 109 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:00 WIB

Prabowo Tinjau Alutsista Baru TNI, Rafale dan A400M Siap Jaga Langit Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:23 WIB

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 2026 pada 27 Mei, Muhammadiyah Kompak Satu Tanggal

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:44 WIB

Alat Kecil di Balik Helm Ini Ternyata Bisa Membahayakan Nyawa di Jalan

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:09 WIB

Rupiah Tertekan ke Rp17.529, BI Bongkar Penyebab di Balik Pelemahan Ini

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:12 WIB

Viral di LCC MPR, Josepha dari Pontianak Ditawari Beasiswa S1 ke China

Berita Terbaru