SPBE Bekasi Terbakar Hebat! 19 Rumah Hancur, 13 Kendaraan Tak Tersisa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning usai terbakar di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). Foto: Paramayuda/ANTARA FOTO

Suasana Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning usai terbakar di Mustikajaya, Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2026). Foto: Paramayuda/ANTARA FOTO

Bekasi, jentik.id-Kebakaran hebat yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Bekasi, menyebabkan kerusakan luas dan puluhan korban luka.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sebanyak 19 rumah mengalami kerusakan akibat ledakan dan kebakaran tersebut. Rinciannya, 15 rumah berada di RT 02 RW 003, sementara empat rumah lainnya berada di RT 01 RW 003 bersama dua kios dan beberapa lapak usaha warga.

Selain bangunan, api juga merusak berbagai fasilitas usaha, termasuk lapak rongsok, gerobak, warung kopi, dan penjual nasi goreng.

Baca Juga :  Jelang Penerapan B50, Pakar UGM Ingatkan Dampak ke Mesin dan Ekonomi

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, menyebut kebakaran turut menghanguskan 13 kendaraan. Rinciannya, enam truk milik SPBE dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan berat.

Di sisi lain, petugas mengevakuasi 17 warga yang mengalami luka bakar ke sejumlah rumah sakit. Para korban kini menjalani perawatan di RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, RSUD Kota Bekasi, RS Citra Arafiq, dan RS Satria Medika.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, BPBD menduga sumber ledakan berasal dari gudang penyimpanan gas elpiji. Api kemudian cepat menyebar dan menghanguskan area sekitar.

Baca Juga :  Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp12.300 per Liter

Hingga saat ini, BPBD masih menyelidiki penyebab pasti kejadian dan belum menghitung total kerugian.

Sementara itu, pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut. Mereka juga langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran untuk mempercepat penanganan.

Petugas pemadam berhasil memadamkan api pada Kamis (2/4) dini hari. Selain itu, Pertamina memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman dan tidak terganggu. (nr*)

Berita Terkait

Wamentan Sudaryono Tegas, Pabrik Sawit Beli TBS Murah Bisa Dicabut Izinnya
STNK Palsu Masih Beredar, Begini Cara Cepat Mengenalinya
Komdigi Terapkan Registrasi SIM Card dengan Pengenalan Wajah Secara Nasional
Masjid Al Aqsha BSD Potong 198 Hewan Qurban, Daging Disalurkan hingga Aceh dan NTT
Polemik APBN Sapi Kurban Presiden, Menag Tegaskan: untuk Semua Lapisan Masyarakat
Deposito BRI Kini Lebih Praktis, Nasabah Bisa Buka Langsung Lewat BRImo
Ribuan Kecurangan Terungkap di SNBT 2026, 256 Ribu Peserta Tetap Lolos PTN
Efek Domino dari Jambi Bikin Sumatera Gelap, Ini Penyebab PLTU Butuh Waktu Lama Pulih
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:21 WIB

Wamentan Sudaryono Tegas, Pabrik Sawit Beli TBS Murah Bisa Dicabut Izinnya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB

STNK Palsu Masih Beredar, Begini Cara Cepat Mengenalinya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:04 WIB

Komdigi Terapkan Registrasi SIM Card dengan Pengenalan Wajah Secara Nasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:43 WIB

Masjid Al Aqsha BSD Potong 198 Hewan Qurban, Daging Disalurkan hingga Aceh dan NTT

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:24 WIB

Polemik APBN Sapi Kurban Presiden, Menag Tegaskan: untuk Semua Lapisan Masyarakat

Berita Terbaru

Ilustrasi STNK

Nasional

STNK Palsu Masih Beredar, Begini Cara Cepat Mengenalinya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB