Cuaca Ekstrem di Pantai Lumajang, 10 Orang Tersambar Petir, 1 Korban Jiwa

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Petir.(KOMPAS.COM/Oimheidi/Pixabay)

Ilustrasi Petir.(KOMPAS.COM/Oimheidi/Pixabay)

Lumajang, jentik.id-Insiden sambaran petir menimpa 10 orang di kawasan Pantai Watu Pecak dan Pantai Bambang pada Sabtu (28/3/2026). Peristiwa ini melibatkan wisatawan dan pemilik warung di sekitar lokasi.

Satu wisatawan meninggal dunia, sementara korban lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda.

Petugas Polres Lumajang menyebut sebagian pengunjung sudah meninggalkan pantai saat cuaca mulai memburuk. Namun, beberapa wisatawan tetap bertahan dan menunggu hujan reda.

Di Pantai Bambang, delapan wisatawan awalnya menikmati suasana pantai. Saat hujan deras turun, mereka membuat tenda darurat dari terpal untuk berteduh.

Baca Juga :  Kasus Peretasan Bank Jambi, Polisi Temukan Rp19 Miliar Mengalir ke Kripto

Tak lama kemudian, petir menyambar area tenda tersebut. Sejumlah korban langsung terjatuh, bahkan beberapa di antaranya kehilangan kesadaran.

Petugas dan warga sekitar segera mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Petugas membawa para korban ke Puskesmas Pasirian dan RSUD Pasirian. Dari delapan korban di Pantai Bambang, satu orang meninggal dunia, satu korban mengalami koma, dan enam lainnya mengalami luka ringan.

Sementara itu, satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Selain di Pantai Bambang, petir juga menyambar dua orang di Pantai Watu Pecak. Keduanya merupakan pemilik warung yang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Lansia Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Petir menyambar di dekat pondok tempat mereka berteduh hingga membuat keduanya pingsan. Petugas kemudian membawa mereka ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Polisi mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama di wilayah pesisir selatan Lumajang.

Pengunjung diminta segera mencari tempat aman dan menghindari berteduh di bangunan sementara atau area terbuka saat hujan deras disertai petir. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB