Peringatan Pentingnya Kedekatan Orang Tua dengan Anak Jadi Pondasi Perubah Sosial

piskologis

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali, jentik.id – Psikiater mengingatkan bahwa kedekatan antara orang tua dan anak menjadi fondasi penting dalam mendorong perubahan sosial, khususnya dalam implementasi kebijakan pembatasan penggunaan media sosial pada anak.

dr. Made Wedastra, SpKJ (K), dari Rumah Sakit Jiwa Bangli, Bali, menegaskan bahwa hubungan emosional yang kuat antara orang tua dan anak sangat berperan dalam keberhasilan penerapan pembatasan tersebut.

“Dalam pembatasan media sosial, peran orang tua sangat penting untuk memahami anak, mengerti emosi mereka, serta mampu memvalidasi perasaan anak,” ujar dr. Made Wedastra.

Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu anak memahami alasan di balik pembatasan. Sebaliknya, jika pembatasan dilakukan secara sepihak tanpa pendekatan emosional, hal itu justru berpotensi membuat anak menjadi pemberontak.

Baca Juga :  Waspada, Sakit Kepala Berulang Kini Banyak Dialami Anak Muda Produktif

Ia menambahkan, anak-anak generasi Z dan Alfa tumbuh di era digital, sehingga kehidupan mereka tidak terlepas dari teknologi. Oleh karena itu, orang tua harus hadir sebagai pendamping, bukan sekadar pemberi aturan.

“Pembatasan tanpa pendampingan dan penjelasan dapat membuat anak menjadi lebih emosional, kurang memahami teknologi secara sehat, serta menurunkan rasa percaya diri,” jelasnya.

Lebih lanjut, penggunaan gawai yang berlebihan dapat mengganggu perkembangan sosial dan emosional anak. Untuk itu, ia memberikan panduan penggunaan gawai berdasarkan usia:

Usia di bawah 2 tahun ,tidak dianjurkan menggunakan gawai sama sekali.

Usia 2–6 tahun, maksimal kurang dari 1 jam per hari dengan pendampingan.

Baca Juga :  Iuran BPJS Kesehatan Naik Lagi? Ini Rincian Terbarunya Tahun Ini

Usia di atas 6 tahun, maksimal 2 jam per hari, tetap dengan pengawasan orang tua.

Menurutnya, usia di bawah 12 tahun merupakan fase penting dalam perkembangan sosial dan emosional. Paparan berlebihan terhadap gawai dan media sosial dapat mengganggu kemampuan anak dalam mengatur emosi, meningkatkan risiko perilaku membangkang, serta menurunkan konsentrasi.
Selain itu, paparan sinar biru dari layar gawai juga berdampak pada kesehatan mata dan dapat mengganggu pola tidur anak.

Untuk mencegah kecanduan gawai, orang tua disarankan mengajak anak melakukan berbagai aktivitas positif sesuai usia, seperti bermain lego, olahraga ringan, membaca buku bersama, melukis, hingga berkebun. ***

Berita Terkait

Heboh Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun, Dirut Agrinas Minta Legislator PDIP Tunjukkan Bukti
Jadwal CPNS 2026 Belum Keluar, Ternyata Pemerintah Masih Hitung Kebutuhan Formasi ASN
Komitmen Pemkot Sungai Penuh untuk Pendidikan, Seragam Sekolah Gratis Wujud Nyata Kesetaraan Hak Anak
Kejagung Bentuk Tim 9 Jaksa untuk Usut Kasus Febrie Adriansyah, Mayoritas Berpengalaman di KPK
Profil Kuntadi Terungkap, Kepala BPA Kejagung yang Berpeluang Jadi Jampidsus Baru
Kuntadi Resmi Diusulkan Jadi Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah ke Istana
Kejagung Lelang 90 Apartemen Mewah Milik Benny Tjokrosaputro, Nilainya Tembus Rp219,7 Miliar
BPOM Tarik 14 Kosmetik Berbahaya, Mengandung Merkuri hingga Zat Pemicu Kanker
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:48 WIB

Heboh Isu Kipas Angin Rp1,8 Triliun, Dirut Agrinas Minta Legislator PDIP Tunjukkan Bukti

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:11 WIB

Komitmen Pemkot Sungai Penuh untuk Pendidikan, Seragam Sekolah Gratis Wujud Nyata Kesetaraan Hak Anak

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:40 WIB

Kejagung Bentuk Tim 9 Jaksa untuk Usut Kasus Febrie Adriansyah, Mayoritas Berpengalaman di KPK

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:50 WIB

Profil Kuntadi Terungkap, Kepala BPA Kejagung yang Berpeluang Jadi Jampidsus Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:21 WIB

Kuntadi Resmi Diusulkan Jadi Jampidsus Pengganti Febrie Adriansyah ke Istana

Berita Terbaru