Komdigi Terapkan Registrasi SIM Card dengan Pengenalan Wajah Secara Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komdigi meresmikan pendaftaran nomor seluler menggunakan biometrik pengenalan wajah di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Komdigi meresmikan pendaftaran nomor seluler menggunakan biometrik pengenalan wajah di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

JAKARTA, jentik.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi menerapkan registrasi kartu SIM baru menggunakan biometrik pengenalan wajah. Kebijakan itu mulai berlaku secara nasional pada 1 Juli 2026 untuk seluruh operator seluler di Indonesia.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menyampaikan aturan tersebut saat peluncuran sistem registrasi biometrik di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2026).

Edwin menjelaskan proses registrasi berlangsung cukup sederhana. Setelah membeli kartu SIM baru, pengguna akan masuk ke platform registrasi milik operator seluler masing-masing.

Pengguna kemudian memasukkan nomor telepon dan nomor KTP. Setelah itu, sistem meminta pengguna mengambil foto wajah untuk proses verifikasi biometrik.

Baca Juga :  Rupiah Tertekan ke Rp17.529, BI Bongkar Penyebab di Balik Pelemahan Ini

Selanjutnya, sistem akan mencocokkan data wajah pengguna dengan data milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Jika data sesuai, sistem langsung mengaktifkan kartu SIM pengguna.

Menurut Edwin, pemerintah menerapkan sistem biometrik untuk melindungi identitas masyarakat dari penyalahgunaan data ilegal. Ia menilai banyak kasus kejahatan digital muncul akibat penggunaan NIK dan nomor KK tanpa izin pemilik.

“Registrasi biometrik membuat identitas pengguna lebih aman dan terpercaya saat berkomunikasi melalui layanan digital,” ujar Edwin.

Komdigi juga menyebut sejumlah negara di ASEAN dan Afrika telah memakai teknologi serupa. Selain itu, pemerintah sudah menguji sistem tersebut sejak Januari 2025 bersama tiga operator seluler, yakni XL, Telkomsel, dan Indosat.

Baca Juga :  Gaji PPPK PW Digugat ke MK, Ini Jumlahnya

Edwin menambahkan proses registrasi biometrik berlangsung lebih cepat dibanding metode lama yang hanya memakai NIK dan nomor KK.

Meski demikian, pemerintah belum mewajibkan pengguna lama mengikuti verifikasi biometrik. Komdigi masih mengevaluasi kesiapan sistem operator seluler dan Dukcapil sebelum menerapkannya secara menyeluruh.

Saat ini, jumlah pengguna baru kartu SIM di Indonesia mencapai sekitar 300 ribu registrasi setiap hari. (nr*)

Berita Terkait

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026

Minggu, 6 September 2026 - 16:11 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB