Jangan Dimakan! Ini 5 Bahaya Ikan Sapu-sapu bagi Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulut Penghisap Ikan Sapu-sapu (Foto: Daniel Lloyd Blunk-Fernandez/Unsplash)

Mulut Penghisap Ikan Sapu-sapu (Foto: Daniel Lloyd Blunk-Fernandez/Unsplash)

Bandung, jentik.id – Belakangan ini, ikan sapu-sapu semakin banyak muncul di sungai. Selain itu, sebagian orang masih menganggapnya sebagai “pembersih kolam”. Namun, para ahli menegaskan bahwa ikan ini tidak layak dikonsumsi karena berisiko bagi kesehatan.

Pada dasarnya, ikan sapu-sapu hidup di dasar perairan yang sering tercemar. Akibatnya, tubuh ikan ini mudah menyerap berbagai zat berbahaya dari lingkungannya.

1. Menyimpan Logam Berat

Pertama, ikan sapu-sapu menyerap logam berat seperti merkuri, timbal, kadmium, dan arsen dari dasar sungai. Bahkan, sejumlah penelitian di Indonesia juga menemukan kandungan tersebut pada ikan ini.

Akibatnya, zat tersebut dapat merusak saraf, otak, dan ginjal. Terlebih lagi, risiko ini jauh lebih berbahaya bagi anak-anak.

Baca Juga :  Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

2. Menyerap Limbah

Selain itu, ikan sapu-sapu memakan lumpur dan sisa organik di dasar perairan. Di wilayah perkotaan, bahan tersebut sering bercampur limbah rumah tangga dan industri.

Karena itu, zat berbahaya menumpuk dalam tubuh ikan. Saat manusia mengonsumsinya, zat tersebut ikut masuk dan memicu gangguan kesehatan.

3. Membawa Bakteri dan Parasit

Di sisi lain, lingkungan kotor membuat ikan ini rentan membawa bakteri dan parasit. Mikroorganisme tersebut dapat menempel pada tubuh ikan.

Jika pengolahan tidak bersih, maka konsumsi ikan ini bisa menyebabkan diare, infeksi, hingga keracunan makanan.

4. Racun Tetap Ada Meski Dimasak

Selanjutnya, banyak orang mengira memasak dapat menghilangkan semua zat berbahaya. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar.

Baca Juga :  Alfin Audiensi ke Kemenkes, Bahas Layanan Kesehatan

Faktanya, logam berat tetap bertahan meski ikan digoreng atau direbus. Dengan demikian, proses memasak hanya membunuh sebagian kuman, bukan zat kimia berbahaya.

5. Memicu Dampak Jangka Panjang

Terakhir, zat berbahaya dalam ikan sapu-sapu dapat menumpuk di tubuh manusia. Dampaknya memang tidak langsung terasa, tetapi justru berbahaya.

Dalam jangka panjang, paparan ini bisa memicu kerusakan organ, gangguan saraf, hingga kanker. Oleh sebab itu, risiko lebih tinggi terjadi pada anak-anak dan ibu hamil.

Sebagai kesimpulan, masyarakat sebaiknya menghindari konsumsi ikan sapu-sapu, terutama yang berasal dari perairan tercemar. (nr*)

Berita Terkait

Biar Nggak Cepat Layu! Ini Cara Simpan Sayur dan Buah yang Tepat
Wako Alfin Audiensi Bersama Wamenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat.
Alfin Audiensi ke Kemenkes, Bahas Layanan Kesehatan
3 Bahan Alami Ini Bisa Bantu Bersihkan Ginjal, Racun Auto Keluar
Terhindar dari Penyakit Berbahaya, Kurangi Konsumsi 7 Jenis Makanan Ini
Edukasi Kreatif Jadi Senjata Baru Cegah Generasi Muda Terpapar HIV/AIDS
Waspada Campak! Kemenkes Tegaskan Anak Sakit Wajib Istirahat di Rumah
Benarkah Bayi Langsung Terdaftar JKN? Begini Penjelasan BPJS
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 10:04 WIB

Biar Nggak Cepat Layu! Ini Cara Simpan Sayur dan Buah yang Tepat

Sabtu, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Jangan Dimakan! Ini 5 Bahaya Ikan Sapu-sapu bagi Kesehatan

Rabu, 15 April 2026 - 21:04 WIB

Wako Alfin Audiensi Bersama Wamenkes RI, Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat.

Rabu, 15 April 2026 - 17:30 WIB

Alfin Audiensi ke Kemenkes, Bahas Layanan Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 14:00 WIB

3 Bahan Alami Ini Bisa Bantu Bersihkan Ginjal, Racun Auto Keluar

Berita Terbaru

Walikota Hendri Arnis (tengah).

Padang Panjang

Jadikan Padang Panjang sebagai Kota Iven

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:00 WIB

Kerumunan pesepeda peserta Gowes Fun Adventure Padang Panjang.

Padang Panjang

Ribuan Pesepeda Ramaikan Gowes Fun Adventure di Padang Panjang

Minggu, 19 Apr 2026 - 19:46 WIB