Pertamina Tetapkan Harga BBM Non-Subsidi Terbaru

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, jentik.id–Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa mekanisme pasar menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi sesuai regulasi yang berlaku. Dengan demikian, perubahan harga mengikuti dinamika pasar energi global.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemerintah hanya mengatur harga BBM bersubsidi. Di sisi lain, pasar global menentukan harga BBM non-subsidi yang umumnya digunakan kalangan mampu dan sektor industri melalui formula harga.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, penyesuaian harga mulai berlaku pada Sabtu, 18 April 2026. Sejumlah jenis BBM non-subsidi naik, di antaranya:

  • Pertamax Turbo (RON 98) naik dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter
  • Dexlite (CN 51) naik dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter
  • Pertamina Dex naik dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter
Baca Juga :  Mulai 1 Maret 2026, Harga Pertamax Resmi Naik Jadi Rp12.300 per Liter

Selanjutnya, regulasi Kementerian ESDM menetapkan bahwa BBM dengan nilai oktan tinggi seperti Pertamax Turbo tidak masuk kategori subsidi. Selain itu, pemerintah tidak memberikan subsidi untuk bahan bakar jenis solar dengan cetane number (CN) tinggi yang digunakan sektor industri.

Oleh karena itu, pemerintah menegaskan bahwa mereka menjalankan proses penyesuaian harga secara transparan dan sesuai ketentuan guna menjaga keberlanjutan sektor energi nasional.

Sebagai dasar kebijakan, langkah ini merujuk pada evaluasi berkala berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022. Pihak Pertamina menyatakan bahwa formula harga dasar menjadi faktor utama yang menentukan harga BBM di SPBU.

Baca Juga :  Toko Pakaian Terancam Bangkrut Kalah Saing Jualan Online.

Sementara itu, pemerintah tetap menjaga daya beli masyarakat dengan mempertahankan harga BBM bersubsidi dan beberapa jenis BBM lainnya. Berikut rinciannya:

  • Pertalite (RON 90): Rp10.000 per liter
  • Biosolar: Rp6.800 per liter
  • Pertamax (RON 92): Rp12.300 per liter
  • Pertamax Green: Rp12.900 per liter

Dengan kondisi tersebut, harga Pertamax yang tetap stabil diharapkan dapat membantu masyarakat pengguna kendaraan harian agar tidak terlalu terdampak fluktuasi harga minyak mentah dunia.(Red/*)

Berita Terkait

Ketua Lemhannas Retret Ketua DPRD Selaraskan Kebijakan Pusat dan Daerah
Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog di Magelang, Pastikan Stok Beras Aman
KPK Bongkar Potensi Konflik di Program MBG, Anggaran Rp171 Triliun Jadi Sorotan
Gaji ke-13 Juni 2026 Resmi Cair, Ini Rincian Lengkap
Pembangunan Aula Akad di Setiap Daerah
STNK Tanpa KTP Pemilik Lama Berlaku Nasional 2026
Haji 2026 Makin Mudah! Ini 3 Inovasi Baru Kemenimipas
30 Ribu Lowongan Dibuka! Ini Syarat Jadi Manajer Kopdes Merah Putih
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Ketua Lemhannas Retret Ketua DPRD Selaraskan Kebijakan Pusat dan Daerah

Minggu, 19 April 2026 - 13:06 WIB

Presiden Prabowo Sidak Gudang Bulog di Magelang, Pastikan Stok Beras Aman

Sabtu, 18 April 2026 - 21:36 WIB

Pertamina Tetapkan Harga BBM Non-Subsidi Terbaru

Sabtu, 18 April 2026 - 20:35 WIB

KPK Bongkar Potensi Konflik di Program MBG, Anggaran Rp171 Triliun Jadi Sorotan

Sabtu, 18 April 2026 - 16:30 WIB

Gaji ke-13 Juni 2026 Resmi Cair, Ini Rincian Lengkap

Berita Terbaru

Walikota Hendri Arnis (tengah).

Padang Panjang

Jadikan Padang Panjang sebagai Kota Iven

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:00 WIB

Kerumunan pesepeda peserta Gowes Fun Adventure Padang Panjang.

Padang Panjang

Ribuan Pesepeda Ramaikan Gowes Fun Adventure di Padang Panjang

Minggu, 19 Apr 2026 - 19:46 WIB