14 Orang Meninggal Dunia dalam Insiden Kereta di Bekasi Timur

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, jentik.id–Jumlah korban meninggal dunia dalam tabrakan kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, bertambah menjadi 14 orang.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan data terbaru hingga Selasa (28/4) pukul 08.45 WIB. Ia memastikan total korban meninggal mencapai 14 orang.

Petugas membawa korban meninggal ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. Tenaga medis juga menangani 84 korban luka di berbagai rumah sakit.

Beberapa rumah sakit yang merawat korban antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya Bekasi, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina Bekasi, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan RS Mitra Keluarga Bekasi Barat.

Baca Juga :  Bahlil Siapkan Tambahan BBM Bersubsidi, Kuota 2027 Bisa Capai 19,56 Juta KL

PT KAI menyampaikan duka cita kepada korban dan keluarga. Sejak awal kejadian, tim gabungan fokus pada evakuasi dan keselamatan penumpang. Tim ini melibatkan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, tenaga medis, dan pihak terkait lainnya.

“KAI bersama asuransi menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka dan pemakaman korban meninggal,” kata Bobby.

Petugas mengamankan barang milik penumpang dari lokasi kejadian. KAI mengelola barang tersebut melalui layanan lost and found untuk membantu proses identifikasi.

KAI juga membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur. Posko ini membantu keluarga korban mendapatkan informasi. Masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI 121 untuk informasi lebih lanjut.

Baca Juga :  Guncang Kasus MBG! Kejagung Kembali Tetapkan Tersangka Baru Korupsi

Untuk sementara, Stasiun Bekasi Timur belum melayani penumpang. Operator KRL hanya menjalankan perjalanan sampai Stasiun Bekasi. Petugas juga membuka jalur hilir secara terbatas.

Sementara itu, Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, menyatakan pemerintah dan KAI terus menangani kejadian ini secara intensif.

“Kami menyampaikan duka cita kepada korban dan keluarga. Saat ini, kami fokus memastikan seluruh korban mendapat penanganan terbaik dan informasi yang dibutuhkan,” ujarnya. (asy*)

Berita Terkait

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.762 Triliun, BI Pastikan Masih Aman
Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Uji Coba Segera Berjalan
Bahlil Siapkan Tambahan BBM Bersubsidi, Kuota 2027 Bisa Capai 19,56 Juta KL
Mahasiswa Ultimatum DPR! Tuntutan Harus Dijawab dalam 3×24 Jam
Jangan Salah Paham! Ini Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi
Presiden Prabowo Terima Kunjungan Jusuf Kalla, Bahas Berbagai Isu Strategis dalam Suasana Akraban
Guncang Kasus MBG! Kejagung Kembali Tetapkan Tersangka Baru Korupsi
Aturan Baru Disiapkan, Sipil Bisa Duduki Jabatan di Lingkungan Polri
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:24 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp7.762 Triliun, BI Pastikan Masih Aman

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:12 WIB

Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg untuk Gantikan LPG Subsidi, Uji Coba Segera Berjalan

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:46 WIB

Bahlil Siapkan Tambahan BBM Bersubsidi, Kuota 2027 Bisa Capai 19,56 Juta KL

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:40 WIB

Mahasiswa Ultimatum DPR! Tuntutan Harus Dijawab dalam 3×24 Jam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:38 WIB

Jangan Salah Paham! Ini Perbedaan Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi

Berita Terbaru