Waspadai Modus Penipuan Silent Call, Rekening Bisa Terkuras

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai maraknya modus penipuan silent call atau panggilan hening dari nomor tak dikenal. Modus ini kembali ramai diperbincangkan setelah banyak pengguna media sosial mengaku menerima panggilan tanpa suara dari nomor asing maupun nomor misterius.

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai maraknya modus penipuan silent call atau panggilan hening dari nomor tak dikenal. Modus ini kembali ramai diperbincangkan setelah banyak pengguna media sosial mengaku menerima panggilan tanpa suara dari nomor asing maupun nomor misterius.

Jakarta, jentik.idKementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia mengingatkan masyarakat agar mewaspadai modus penipuan silent call atau panggilan hening dari nomor tak dikenal. Modus ini kembali ramai setelah banyak pengguna media sosial menerima panggilan tanpa suara dari nomor asing maupun nomor misterius.

Biasanya, panggilan itu hanya berlangsung beberapa detik lalu terputus tanpa percakapan. Meski terlihat sepele, pelaku menjadikan cara tersebut sebagai tahap awal kejahatan siber berbasis telepon.

Pelaku bisa mencuri data pribadi hingga menguras rekening korban. Karena itu, masyarakat perlu lebih waspada saat menerima panggilan mencurigakan.

Dalam penjelasannya, Kementerian Komunikasi dan Digital menyebut pelaku memanfaatkan teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP). Teknologi itu membantu pelaku memanipulasi nomor telepon sehingga mereka dapat menyamarkan identitas dan mengganti nomor dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Xiaomi Diduga Siapkan Seri 18 Kekuatan Baterai Jumbo 7.000 mAh April 2026 Baru Direleas Xiaomi poco 81

Selain itu, pelaku memiliki berbagai tujuan. Mereka ingin memastikan nomor korban masih aktif, memancing korban menelepon balik, hingga menyiapkan serangan lanjutan seperti pencurian kode One Time Password (OTP) dan phishing.

Bahkan, Badan Siber dan Sandi Negara menyebut pelaku sering memakai panggilan misterius untuk memverifikasi nomor aktif sebelum melancarkan aksi penipuan berikutnya.

Dosen Program Studi Ilmu Komputer IPB University, Heru Sukoco, meminta masyarakat tidak menanggapi panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

“Jangan angkat, jangan telepon balik, blokir dan abaikan karena panggilan tersebut merupakan tahapan awal dari penipuan berbasis telepon,” ujarnya.

Baca Juga :  Menantu Dalang Pembunuhan Sadis Ingin Kuasai Harta Mertuanya.

Selain itu, Heru juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing menerima panggilan dari nomor luar negeri yang mencurigakan. Menurutnya, jika panggilan itu memang penting, penelepon biasanya akan kembali menghubungi atau mengirim pesan singkat.

“Tindakan menelepon balik justru paling sering menjebak korban karena banyak scam menggunakan teknik missed call bait,” katanya.

Untuk mencegah penipuan, masyarakat dapat memanfaatkan fitur perlindungan tambahan. Misalnya, aplikasi pendeteksi spam, pemblokiran otomatis nomor asing, hingga fitur bawaan ponsel seperti silence unknown callers atau block unknown numbers.

Selain itu, keluarga juga perlu meningkatkan edukasi digital. Langkah itu penting untuk melindungi orang tua dan anak-anak yang lebih rentan terhadap penipuan melalui telepon. (asy*)

Berita Terkait

Polda Jambi Gagalkan Peredaran 20 Kilogram Sabu, 12 Ribu Lebih Pil Ekstasi Dan Cartridge Cairan Etomidate
Bareskrim Polri Komitmen Usut Dan Cegah Indonesia Jadi Sarang Judi Online Jaringan Internasional
Jaringan Judi Online (Judol) Internasional Dibongkar Bareskrim Polri 321 Pelaku WNA Asal Tujuh Negara Diamankan
Satresnarkoba Polres Kerinci Tangkap Remaja Terlibat Peredaran Sabu Gunakan Sistem COD
Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Brimob Diterjunkan ke Lokasi Operasi
Gerak Cepat Satreskrim Polres Kerinci! Pelaku Pembacokan Brutal Berhasil Ditangkap
Polres Kerinci Tangkap Perempuan Diduga Pengedar Sabu di Koto Aro, Barang Bukti Diamankan
Satresnarkoba Polres Kerinci Bongkar Jaringan Narkoba, Tujuh Tersangka Ditangkap di Lokasi Berbeda
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 21:47 WIB

Polda Jambi Gagalkan Peredaran 20 Kilogram Sabu, 12 Ribu Lebih Pil Ekstasi Dan Cartridge Cairan Etomidate

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:24 WIB

Bareskrim Polri Komitmen Usut Dan Cegah Indonesia Jadi Sarang Judi Online Jaringan Internasional

Minggu, 10 Mei 2026 - 06:13 WIB

Waspadai Modus Penipuan Silent Call, Rekening Bisa Terkuras

Minggu, 10 Mei 2026 - 00:00 WIB

Jaringan Judi Online (Judol) Internasional Dibongkar Bareskrim Polri 321 Pelaku WNA Asal Tujuh Negara Diamankan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:23 WIB

Satresnarkoba Polres Kerinci Tangkap Remaja Terlibat Peredaran Sabu Gunakan Sistem COD

Berita Terbaru