Diduga Tak Bisa Berenang, Pria Palembang Tewas Saat Cuci Usus Kurban

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasib tragis dialami Juli Hermanto (40), warga Jalan Panca Usaha RT 63, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang. 


Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Niat Cuci Usus Kurban di Bawah Jembatan, Juli Tewas Tenggelam Diduga Tak Bisa Berenang, https://jambi.tribunnews.com/news/1197006/niay-cuci-usus-kurban-di-bawah-jembatan-juli-tewas-tenggelam-diduga-tak-bisa-berenang?page=2.
Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan

Nasib tragis dialami Juli Hermanto (40), warga Jalan Panca Usaha RT 63, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang. Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Niat Cuci Usus Kurban di Bawah Jembatan, Juli Tewas Tenggelam Diduga Tak Bisa Berenang, https://jambi.tribunnews.com/news/1197006/niay-cuci-usus-kurban-di-bawah-jembatan-juli-tewas-tenggelam-diduga-tak-bisa-berenang?page=2. Penulis: Tommy Kurniawan | Editor: Tommy Kurniawan

PALEMBANG, jentik.id – Seorang pria bernama Juli Hermanto (40), warga Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, tewas setelah tenggelam di aliran dam bawah Jembatan Jalan Pangeran Ratu, kawasan Jakabaring, Rabu (27/5/2026).

Korban datang ke lokasi bersama dua rekannya untuk membersihkan usus sapi kurban usai proses penyembelihan. Mereka membawa karung berisi jeroan yang akan diolah menjadi babat.

Gunawan, rekan korban, mengatakan mereka bertiga menuju lokasi menggunakan bentor setelah selesai memotong hewan kurban di rumah keluarga yang tidak jauh dari tempat kejadian.

Baca Juga :  Wako Alfin Resmikan Tempat Wudhu Masjid Raya, Fasilitas Baru Siap Beri Kenyamanan Jamaah

Sesampainya di lokasi, korban berdiri di tepi dam sambil membawa usus sapi. Ia kemudian turun ke air karena mengira kedalamannya dangkal.

“Awalnya dia hanya di tepi, lalu masuk ke tengah karena mengira airnya dangkal,” kata Gunawan.

Tak lama setelah masuk ke bagian tengah, korban langsung tenggelam. Rekannya tidak sempat memberikan pertolongan karena korban sudah hilang dari permukaan air.

Rekan korban juga mengaku tidak mengetahui bahwa korban tidak bisa berenang.

Warga dan keluarga korban langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Sekitar pukul 12.40 WIB, warga menemukan korban dalam kondisi sudah meninggal dunia tidak jauh dari titik awal tenggelam.

Baca Juga :  Innova Ringsek Ditimpa Truk Batu Bara di Bungo, Sopir Tinggalkan Lokasi

Petugas kepolisian dari Polrestabes Palembang membenarkan kejadian tersebut.

“Benar terjadi orang tenggelam di dam bawah jembatan Jalan Pangeran Ratu,” ujar petugas.

Petugas mengevakuasi jenazah ke RS Bari Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum menyerahkannya kepada keluarga untuk dimakamkan.

Pihak kepolisian menduga korban tenggelam karena salah memperkirakan kedalaman air dan tidak bisa berenang saat berada di lokasi. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB