Tragis! Balita 4 Tahun Tewas Terbakar Saat Ayah Nobar Piala Dunia

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kebakaran. Foto: Shutterstock

Ilustrasi Kebakaran. Foto: Shutterstock

Maros, jentik.id – Kebakaran melanda sebuah rumah di Dusun Sakeang, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (18/6/2026) dini hari. Peristiwa itu merenggut nyawa seorang balita perempuan berusia 4 tahun.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Maros, Jufri Samad, mengatakan petugas menemukan jasad korban di dalam kamar.

“Satu anak meninggal dunia. Korban ditemukan di dalam kamar,” ujarnya.

Jufri menjelaskan, api diduga muncul dari dapur lalu menjalar ke seluruh bagian rumah. Saat kejadian, ibu korban dan seorang bayi tertidur di dalam rumah.

Baca Juga :  Api Ludeskan Empat Rumah, Pemkot Padang Panjang Perkuat Langkah Antisipasi

Ketika terbangun, sang ibu melihat kobaran api sudah membesar. Ia langsung menggendong bayinya untuk menyelamatkan diri. Namun, ia tidak sempat menjangkau korban yang masih berada di dalam kamar.

“Kemungkinan korban sedang tidur saat kebakaran terjadi karena kejadiannya tengah malam,” kata Jufri.

Sementara itu, ayah korban, Jirman, menonton pertandingan sepak bola di rumah tetangganya saat kebakaran terjadi.

“Pemilik rumah tidak berada di lokasi. Dia pergi menonton bola di rumah tetangganya. Di dalam rumah saat itu hanya ada istri dan dua anaknya,” jelas Jufri.

Petugas menduga kebocoran regulator tabung gas memicu kebakaran tersebut. Saat ini, aparat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang menewaskan balita itu. (nr*)

Berita Terkait

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti
Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau
Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A
Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya
Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, Warga Keluhkan Gejala ISPA
Semeru Erupsi dan Luncurkan Lava Pijar Saat Kawasan TNBTS Masih Terbakar
Paripurna Anggaran Berujung Adu Jotos, Ketua DPRD Ende Dilaporkan ke Polisi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 14:45 WIB

35 Tahun Beroperasi, Tiga Traffic Light di Sungai Penuh Segera Diganti

Rabu, 9 September 2026 - 11:26 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan Lima Kapal Cari Lima Jurnalis yang Hilang Saat Liputan Gunung Anak Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:28 WIB

Bukan Sekadar Usia, Ini Alasan SIM B Punya Batas Lebih Tinggi dari SIM A

Senin, 7 September 2026 - 10:13 WIB

Abu Gunung Anak Krakatau Menyebar, Sejumlah Daerah Alihkan Sekolah ke PJJ

Senin, 7 September 2026 - 08:47 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB