Harga Cabai Turun, Beras Lokal Stabil

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang sayuran dan hortikultura di pasar Padang Panjang.

Pedagang sayuran dan hortikultura di pasar Padang Panjang.

Padang Panjang, jentik.id-Di Padang Panjang, Sumatera Barat, di Pasar Sayur Bukit Surungan maupun Pasar Pusat, arga cabai anjlok pada minggu kedua April 2026.

Penurunan ini terjadi pada semua jenis cabai merah, hijau, hingga cabai rawit. Penyebabnya pasokan dari sentra produksi meingkat.

Dari ketiga jenis cabai tersebut, cabai hijau mengalami penurunan paling besar Rp8.000 dari Rp43.333 menjadi Rp35.333/kg. Disusul cabai rawit yang turun Rp3.350 dari Rp37.850 menjadi Rp34.500/kg, serta cabai merah yang turun Rp2.483 dari Rp35.650 menjadi Rp33.167/kg.

“Penurunan harga komoditas cabai terjadi karena peningkatan pasokan di pasar tradisional. Pasokan tersebut berasal dari berbagai daerah sentra produksi. Selain itu, permintaan juga cenderung menurun setelah periode Lebaran,” kata Chandra Eriko,
Analis Perekonomian pada Setdako Padang Panjang Chandra Erfiko, Minggu (12/4).

Baca Juga :  Pedagang Musiman Ditata, Pengunjung Pasar Pusat Kian Ramai

Selain cabai, beberapa komoditas lain juga mengalami penurunan harga, di antaranya daging ayam broiler turun Rp1.569 dari Rp34.984 menjadi Rp33.415/kg.

Bawang daun turun Rp1.000 dari Rp12.300 menjadi Rp11.300/kg, serta seledri turun cukup signifikan Rp7.700 dari Rp17.000 menjadi Rp9.300/kg.

Namun demikian, terdapat sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga, seperti beras cap Pamanukan (premium), tepung terigu Lencana, daging sapi, ikan asin teri, ikan nila, serta minyak goreng kemasan premium.

“Kenaikan harga disebabkan belum stabilnya keseimbangan antara pasokan dan permintaan.
Khusus ikan asin teri, kenaikan dipengaruhi cuaca buruk, gelombang tinggi, serta tingginya permintaan.

Baca Juga :  Harga Cabai Turun, Beras Stabil di Padang Panjang

Harga beras cap Pamanukan (premium) naik Rp500 menjadi Rp17.000/kg. Tepung terigu Lencana naik Rp50 menjadi Rp10.400/kg, dan daging sapi naik Rp3.333 menjadi Rp151.667/kg.

Ikan teri juga mengalami kenaikan tinggi sebesar Rp20.000 menjadi Rp125.000/kg, ikan nila naik Rp1.000 menjadi Rp43.500/kg, serta minyak goreng kemasan premium naik Rp334 menjadi Rp23.667/ltr.

Sementara itu, sejumlah komoditas utama lainnya terpantau relatif stabil, seperti beras kuriak putih (khusus) Rp18.000/kg, beras IR 42 Rp16.000/kg, gula pasir Rp19.000/kg, tepung terigu Segitiga Biru Rp13.333/kg, telur ayam ras Rp29.317/kg, bawang merah Rp42.667/kg, bawang putih Rp34.000/kg, bawang bombai Rp31.700/kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp15.700/ltr, serta minyak goreng curah Rp21.000/kg. (syam)

Berita Terkait

Wamentan Sudaryono Tegas, Pabrik Sawit Beli TBS Murah Bisa Dicabut Izinnya
STNK Palsu Masih Beredar, Begini Cara Cepat Mengenalinya
Komdigi Terapkan Registrasi SIM Card dengan Pengenalan Wajah Secara Nasional
Masjid Al Aqsha BSD Potong 198 Hewan Qurban, Daging Disalurkan hingga Aceh dan NTT
Polemik APBN Sapi Kurban Presiden, Menag Tegaskan: untuk Semua Lapisan Masyarakat
Deposito BRI Kini Lebih Praktis, Nasabah Bisa Buka Langsung Lewat BRImo
Ribuan Kecurangan Terungkap di SNBT 2026, 256 Ribu Peserta Tetap Lolos PTN
Efek Domino dari Jambi Bikin Sumatera Gelap, Ini Penyebab PLTU Butuh Waktu Lama Pulih
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:21 WIB

Wamentan Sudaryono Tegas, Pabrik Sawit Beli TBS Murah Bisa Dicabut Izinnya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB

STNK Palsu Masih Beredar, Begini Cara Cepat Mengenalinya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:04 WIB

Komdigi Terapkan Registrasi SIM Card dengan Pengenalan Wajah Secara Nasional

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:43 WIB

Masjid Al Aqsha BSD Potong 198 Hewan Qurban, Daging Disalurkan hingga Aceh dan NTT

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:24 WIB

Polemik APBN Sapi Kurban Presiden, Menag Tegaskan: untuk Semua Lapisan Masyarakat

Berita Terbaru

Ilustrasi STNK

Nasional

STNK Palsu Masih Beredar, Begini Cara Cepat Mengenalinya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:10 WIB