Sungai Penuh, jentik.id – Pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Sungai Penuh resmi dilantik dan dikukuhkan dalam sebuah acara yang berlangsung di Aula Lantai II Kantor Wali Kota Sungai Penuh, Selasa (4/8/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan sebagai penggerak pembangunan ekonomi daerah.
Pelantikan dihadiri Wakil Wali Kota Sungai Penuh Azhar Hamzah yang menegaskan bahwa IWPI bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“IWAPI bukan hanya organisasi seremonial, tetapi harus mampu menjadi partner pemerintah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Selain itu, IWAPI juga harus terus membaca perkembangan zaman dan berinovasi untuk menciptakan berbagai peluang usaha,” ujar Azhar.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat pemberdayaan perempuan dan menjadi simbol komitmen bersama untuk memperkuat peran perempuan pengusaha dalam pembangunan ekonomi lokal.
Menurut Azhar, selama ini IWAPI telah memberikan kontribusi nyata melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang dikelola perempuan.
Kontribusi tersebut tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat struktur ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, serta membuka akses terhadap inovasi dan teknologi.
“Peran IWAPI sangat besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Organisasi ini mampu memperkuat ekonomi keluarga sekaligus memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi daerah,” katanya.
Azhar optimistis kepengurusan IWAPI Kota Sungai Penuh yang baru dapat menjadi katalisator transformasi ekonomi lokal melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan penguatan jejaring usaha sehingga tercipta ekosistem wirausaha perempuan yang tangguh, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Saya yakin IWAPI akan semakin maju dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam meningkatkan perekonomian Kota Sungai Penuh,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Azhar juga mengingatkan pentingnya kesiapan para pelaku usaha perempuan menghadapi era digital. Menurutnya, perubahan perilaku konsumen yang kini lebih banyak bertransaksi secara daring harus direspons dengan strategi bisnis yang tepat.
“Pemasaran digital berkembang sangat pesat dan menjadi kanal utama distribusi produk maupun jasa. Karena itu, saya berharap seluruh anggota IWAPI mampu menyesuaikan strategi bisnis sesuai dengan kebutuhan konsumen agar mampu bersaing di era digital,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa IWAPI memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, adil, dan berkelanjutan dengan perempuan sebagai motor penggeraknya.(asy*).









