Katulampa Capai 0 Cm, Warga Ungkap Kondisi Paling Parah dalam Beberapa Tahun

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi debit air di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Kondisi debit air di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (19/7/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

BOGOR, jentik.id – Warga menilai kondisi Bendung Katulampa di Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, menjadi yang paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Musim kemarau membuat debit air terus menyusut hingga Tinggi Muka Air (TMA) sempat menyentuh angka 0 sentimeter.

Pantauan di lokasi pada Minggu (19/7) menunjukkan aliran Sungai Ciliwung menyusut drastis. Batu-batu besar yang biasanya tertutup air kini tampak di dasar sungai.

Warga mengaku kawasan tersebut sudah mengalami kekeringan selama lebih dari satu bulan. Kondisi itu bahkan mulai memengaruhi ketersediaan air di sejumlah sumur warga.

Ujang (64), warga Katulampa, mengatakan kekeringan memang hampir selalu terjadi saat musim kemarau. Namun, menurutnya, kondisi tahun ini jauh lebih parah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Menuju Idul Fitri 1447 H, Wako Alfin – Wawako Azhar Hamzah Perkuat Koordinasi Panitia

“Memang tiap tahun ada, cuma enggak separah ini. Ini terparah,” kata Ujang, Minggu (19/7).

Hujan Jarang Turun Selama Sebulan

Ujang memperkirakan sungai mulai mengering sejak sekitar satu bulan lalu. Selama periode tersebut, hujan hampir tidak pernah turun di kawasan Katulampa.

“Kurang lebih sudah sekitar satu bulan. Memang enggak hujan,” ujarnya.

Menurutnya, hujan sempat turun dalam waktu singkat, tetapi tidak cukup untuk menambah debit air sungai.

“Ada sih hujan, tapi sebentar. Kayak semalam cuma nyiram doang, paling lima menit juga enggak ada,” tambahnya.

Baca Juga :  Alarm Bahaya Karhutla! 73 Desa di Muaro Jambi Terancam, Kumpeh Terbanyak

Debit Air Turun hingga 0 Sentimeter

Sebelumnya, Tinggi Muka Air (TMA) Bendung Katulampa sempat mencapai 0 sentimeter pada Sabtu (18/7).

Penjaga Bendung Katulampa, Muhammad Alwan, mengatakan musim kemarau menyebabkan debit Sungai Ciliwung terus menurun. Dalam beberapa hari terakhir, TMA hanya bergerak di kisaran 0 hingga 10 sentimeter.

“Untuk TMA Bendung Katulampa sekarang sudah mulai surut. Dalam beberapa hari terakhir angkanya beberapa kali turun ke 0 sentimeter, lalu naik lagi menjadi 10 sentimeter. Kondisi ini terjadi karena dampak musim kemarau,” kata Alwan. (nr*)

Berita Terkait

Bayi G Kembali ke Pelukan Ibu, Polisi Dalami Dugaan Penjualan Anak Rp20 Juta
TNI Percepat Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung Agustus 2026
Polda Jambi Periksa 13 Saksi untuk Ungkap Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra
Wako Alfin Perjuangkan Kepastian Batas Kawasan Hutan, Bukit Khayangan Jadi Prioritas
Kesal Hanya Diberi Rp5 Ribu, Karyawan di Jambi Nekat Bawa Kabur Motor Bos
Nagari Ramai-ramai Tolak Tol Sicincin-Bukittinggi
Lansia di Talang Bakung Dibekap dan Dirampok, Polisi Berhasil Ringkus Sejoli Pelaku
Fortuner Diduga Hilang Kendali, IRT Tewas Usai Motor yang Dikendarainya Ditabrak di Telanaipura
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:47 WIB

Bayi G Kembali ke Pelukan Ibu, Polisi Dalami Dugaan Penjualan Anak Rp20 Juta

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:59 WIB

TNI Percepat Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung Agustus 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29 WIB

Polda Jambi Periksa 13 Saksi untuk Ungkap Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:02 WIB

Wako Alfin Perjuangkan Kepastian Batas Kawasan Hutan, Bukit Khayangan Jadi Prioritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kesal Hanya Diberi Rp5 Ribu, Karyawan di Jambi Nekat Bawa Kabur Motor Bos

Berita Terbaru