Misteri Kematian Perempuan di Depok, Jasad Ditemukan Mengering di Dalam Rumah

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Maret 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi penemuan mayat perempuan di Depok. Foto: Dok. Istimewa

Lokasi penemuan mayat perempuan di Depok. Foto: Dok. Istimewa

Depok, jentik.id – Warga menemukan jasad perempuan berinisial DH (56) di rumahnya di Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok, Sabtu (7/3). Polisi menduga korban telah meninggal sejak lama.

Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, mengatakan anak korban berinisial LL bersama pacarnya R menemukan jasad tersebut saat membersihkan rumah pada Jumat (6/3) malam.

Sebelumnya, keduanya sempat datang ke rumah itu pada Februari 2026. Namun saat itu rumah dalam keadaan kosong dan pagar terkunci dari luar.

Baca Juga :  Dana Desa Rp643 Juta Diduga Disalahgunakan, Polda Jabar Tetapkan Eks Kades Panggalih

Saat kembali datang, LL dan R mulai membersihkan rumah. Ketika membereskan kamar, R melihat tumpukan pakaian mencurigakan. Setelah mengangkatnya, ia menemukan jenazah DH di bawah karpet.

Kondisi tubuh korban sudah mengering dan hanya menyisakan tulang serta kulit. R kemudian memberi tahu LL, lalu melaporkan temuan tersebut kepada ketua RT yang selanjutnya menghubungi pihak kepolisian.

Polisi juga menemukan bubuk kopi yang ditaburkan di tubuh korban.

Menurut keterangan warga, DH tinggal bersama suami sirinya. Namun polisi belum mengetahui keberadaan pria tersebut saat kejadian.

Baca Juga :  Polres Kerinci: Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Selain itu, motor, kunci motor, dan telepon genggam milik korban juga tidak ditemukan di rumah. Ketua RT setempat menyebut korban dan suami sirinya pernah terlibat perselisihan rumah tangga.

Petugas kemudian membawa jenazah DH ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban serta mengumpulkan berbagai bukti terkait kasus tersebut. (nr*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker
Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi
Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.
Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi
Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:26 WIB

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong

Jumat, 11 September 2026 - 11:08 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker

Rabu, 9 September 2026 - 11:47 WIB

Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi

Minggu, 6 September 2026 - 16:43 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.

Berita Terbaru