Diduga Terkait Suap Proyek, Bupati dan Wakil Bupati Rejang Lebong Terjaring OTT KPK

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati H. Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri Rejang Lebong dalam pakaian resmi putih

Bupati H. Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri Rejang Lebong dalam pakaian resmi putih

Rejang Lebong, https://jentik.id/jentik.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, pada Senin (9/3). Operasi ini berkaitan dengan dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tim penyidik masih mendalami kasus tersebut. Penyidik memeriksa sejumlah pihak yang terjaring dalam operasi tersebut untuk mengungkap dugaan suap proyek.

Baca Juga :  KPK Gelar OTT di Kuansing, Bupati dan Sekda Diminta Segera Menyerahkan Diri

Dalam operasi itu, tim KPK mengamankan 13 orang. Penyidik kemudian membawa 9 orang ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Beberapa pihak yang ikut terjaring dalam OTT tersebut antara lain Bupati Rejang Lebong H. Muhammad Fikri Thobari dan Wakil Bupati Hendri.

“Dalam kegiatan tangkap tangan ini, dugaan sementara berkaitan dengan suap proyek di lingkungan Pemkab Rejang Lebong,” kata Budi, Selasa (10/3).

Baca Juga :  Profil Don Ritto, Pengacara Alumni Unja yang Jadi Tersangka Bersama Febrie Adriansyah

Selain mengamankan sejumlah pihak, tim KPK menyita dokumen, perangkat elektronik, dan uang tunai rupiah sebagai barang bukti. Namun, KPK belum mengungkap jumlah uang yang ditemukan.

Untuk memperkuat penyelidikan, penyidik menyegel beberapa ruangan yang terkait dengan perkara tersebut.

KPK akan menyampaikan kronologi perkara, konstruksi kasus, serta status hukum para pihak dalam konferensi pers setelah pemeriksaan awal selesai. (nr*)

Berita Terkait

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong
AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil
Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker
Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi
Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.
Legislator PDIP Gus Falah Dukung Proses Hukum Kasus Keracunan MBG
Dugaan Korupsi Damkar Sungai Penuh Tiga Modus SPJ Fiktif, Mark-Up Hingga Pencairan Tanpa Verifikasi
Aipda Aviv Muharman Dipecat dari Polres Bungo, Kapolres Beri Peringatan Keras ke Anggota
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 23:26 WIB

Ketua DPRD Kota Bengkulu Hermanto Diperiksa KPK sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Rejang Lebong

Jumat, 11 September 2026 - 11:08 WIB

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Jabat Kapolres Kerinci, Gantikan AKBP Ramadhanil

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Anggota Komisi VI DPR Minta Kemendag Tindak Tegas Praktik Mark Up Harga Masker

Rabu, 9 September 2026 - 11:47 WIB

Anggota Komisi III Tak Ingin RUU Perampasan Aset Jadi Kendaraan Kriminalisasi

Minggu, 6 September 2026 - 16:43 WIB

Kecelakaan Beruntun Di Kembangan Jakbar, Tiga Orang Tewas Satu Keluarga.

Berita Terbaru

Kursi Menkeu Purbaya di serahkan pada Suahsil.

Ekonomi

Kursi Menkeu Diserahkan Tanggung Jawab kepada Suahasil Nazara

Selasa, 15 Sep 2026 - 12:28 WIB

Nurul dan Fares terima kado besti dari Discukcapil Kota Sungai Penuh. (Dok. Ft: Meri)

Pemerintahan

Discukcapil Beri Kado Besti untuk Nurul dan Fares di Hari Bahagia

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:01 WIB