Prestasi Mendunia, Dua Pelajar Padang Panjang Sabet Perunggu di Malaysia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua siswi SMA Negeri 1 Padang Panjang yang meraih medali perunggu di Malaysia.

Dua siswi SMA Negeri 1 Padang Panjang yang meraih medali perunggu di Malaysia.

PADANG PANJANG, jentik.id – Dua siswi SMA Negeri 1 Padang Panjang menorehkan prestasi internasional dalam ajang International Student Competition (ISC) di Kuala Lumpur, Malaysia. Mereka meraih medali perunggu setelah bersaing dengan peserta dari enam negara.

Kedua siswi tersebut, Zhafira Muthie Azzayani (X.2) dan Aisya Athfah Mardhiyah (X.9), mengikuti kompetisi pada 14–15 Februari dalam delapan kategori lomba.

Kepala sekolah, Budi Hermawan, menyebut ISC sebagai kompetisi ilmiah internasional yang digelar Universiti Putra Malaysia. Panitia membuka ajang ini untuk pelajar SMA hingga mahasiswa melalui seleksi esai bertema Global Synergy for Sustainable Development. Finalis kemudian mengikuti babak presentasi secara luring.

Baca Juga :  Komisaris Baru Bank Jambi Targetkan Mobile Banking Kembali Aktif

Pada kategori Health, Muthie dan Aisya menjadi satu-satunya peserta SMA dari Indonesia. Mereka menghadapi mahasiswa dari berbagai universitas kedokteran dan kesehatan. Meski demikian, keduanya tampil percaya diri saat mempresentasikan esai berjudul “CatechiPop – A Leaf to Lollipop: Innovation Redefining Gambir Leaf for Sustainable Health.”

Melalui karya itu, mereka mengolah daun gambir menjadi permen lollipop sebagai alternatif camilan sehat. Inovasi tersebut bertujuan membantu mengontrol gula darah sekaligus mengangkat potensi lokal dalam perspektif kesehatan berkelanjutan.

Muthie yang berpengalaman di lomba karya ilmiah menggandeng Aisya yang menguasai farmasi dan desain. Kolaborasi riset, ide, dan visual itu mengantarkan mereka meraih Bronze Medal.

Baca Juga :  Ratusan Mustahik Terima Zakat Program Padang Panjang Peduli

Keduanya mengaku terharu atas capaian tersebut. Mereka menilai dukungan kepala sekolah dan guru mendorong mereka berani tampil di tingkat internasional.

Meski belum meraih emas, mereka tetap bangga. Kompetisi ini melatih kemampuan presentasi bahasa Inggris dan memperluas pengalaman bersaing dengan mahasiswa dari berbagai negara.

“Semoga prestasi ini menginspirasi generasi muda Padang Panjang untuk berani bermimpi dan melangkah lebih jauh,” ujar mereka. (nr*)

Berita Terkait

Bayi G Kembali ke Pelukan Ibu, Polisi Dalami Dugaan Penjualan Anak Rp20 Juta
TNI Percepat Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung Agustus 2026
Polda Jambi Periksa 13 Saksi untuk Ungkap Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra
Wako Alfin Perjuangkan Kepastian Batas Kawasan Hutan, Bukit Khayangan Jadi Prioritas
Kesal Hanya Diberi Rp5 Ribu, Karyawan di Jambi Nekat Bawa Kabur Motor Bos
Nagari Ramai-ramai Tolak Tol Sicincin-Bukittinggi
Lansia di Talang Bakung Dibekap dan Dirampok, Polisi Berhasil Ringkus Sejoli Pelaku
Fortuner Diduga Hilang Kendali, IRT Tewas Usai Motor yang Dikendarainya Ditabrak di Telanaipura
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 21:47 WIB

Bayi G Kembali ke Pelukan Ibu, Polisi Dalami Dugaan Penjualan Anak Rp20 Juta

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:59 WIB

TNI Percepat Pembangunan 35.334 Koperasi Desa Merah Putih, Target Rampung Agustus 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29 WIB

Polda Jambi Periksa 13 Saksi untuk Ungkap Kematian Brigadir Eko Winarno Saputra

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:02 WIB

Wako Alfin Perjuangkan Kepastian Batas Kawasan Hutan, Bukit Khayangan Jadi Prioritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kesal Hanya Diberi Rp5 Ribu, Karyawan di Jambi Nekat Bawa Kabur Motor Bos

Berita Terbaru