744 Personel TNI Tiga Matra Diberangkatkan Jalankan Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, 
Melepas  pasukannya ke  Lebanon. Sebanyak 744 personil TNI yang tergabung dalam satgas Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) untuk menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Melepas pasukannya ke Lebanon. Sebanyak 744 personil TNI yang tergabung dalam satgas Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) untuk menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Jakarta, jentik.id – Sebanyak 744p personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) diberangkatkan untuk menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon.

Pasukan tersebut berasal dari tiga matra TNI serta personel Mabes TNI.

Pelepasan personel dilakukan di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dan dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Agus Subiyanto.
Dalam siaran pers resmi Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) yang diterima di Jakarta,

Panglima TNI menegaskan bahwa keterlibatan prajurit Indonesia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap profesionalisme TNI.

Baca Juga :  Relawan GSF Termasuk 9 WNI yang Ditahan Israel Dibebaskan, Kini Jalani Proses Deportasi

“Kepercayaan ini harus dijaga dengan menunjukkan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme selama menjalankan tugas,” ujar Agus.

Panglima TNI meminta seluruh personel Satgas Konga UNIFIL untuk menjaga nama baik Indonesia dan Pasukan Garuda selama menjalankan misi di Lebanon. Ia juga menekankan pentingnya mematuhi standar operasional prosedur (SOP) serta menjalankan tugas sesuai ketentuan keamanan yang berlaku.

Selain itu, Agus mengingatkan prajurit agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika situasi di daerah penugasan serta menjaga moral dan kesehatan selama menjalankan misi perdamaian.

Baca Juga :  Bulog Siapkan Wacana Bantuan Beras 10 Kilogram per Bulan untuk ASN dan TNI-Polri

“Tingkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi, serta menjaga moral dan kesehatan selama penugasan,” kata Agus.

Sebanyak 744 personel Satgas Konga UNIFIL tersebut akan bertugas selama satu tahun untuk menggantikan pasukan sebelumnya yang telah menyelesaikan masa penugasan di Lebanon.

Adapun personel yang diberangkatkan terdiri atas 571 prajurit TNI Angkatan Darat, 79 prajurit TNI Angkatan Laut, 63 prajurit TNI Angkatan Udara, serta 31 personel Mabes TNI.(asy*).

Berita Terkait

Ribuan Jemaah Haji dari AS dan Eropa Tetap Berdatangan ke Makkah, Tak Khawatir Situasi Perang
Tingkatkan Profesionalisme Personel, Sat Lantas Polres Kerinci Gelar Latihan Simulasi  Olah TKP Laka Lantas
Perang Modern Dipertontonkan Iran versus Amerika-Israel ” Masih Relevansi Pertahanan Rakyat Semesta Dan Perang Gerilya “
Radar GCI Len Kedua Resmi Perkuat Pengawasan Wilayah Udara Indonesia
Warga Pegunungan Bintang Dibawah Ancaman OPM Dipaksa Tanam Ganja, TNI Sebut ini  Serius Terhadap Ketahanan Nasional
Kakorlantas Polri Tekankan Digitalisasi Dan Pelayanan Humanis Untuk Kepentingan Masyarakat
Pasca Tabrakan Maut Tewaskan 18 Orang, Komisi V DPR RI Desak Evaluasi Total Jalan Lintas Sumatera
TNI dan Pemkot Sungai Penuh Perkuat Sinergi, Ketahanan Pangan Jadi Fokus Utama
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:26 WIB

Ribuan Jemaah Haji dari AS dan Eropa Tetap Berdatangan ke Makkah, Tak Khawatir Situasi Perang

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:57 WIB

744 Personel TNI Tiga Matra Diberangkatkan Jalankan Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:27 WIB

Tingkatkan Profesionalisme Personel, Sat Lantas Polres Kerinci Gelar Latihan Simulasi  Olah TKP Laka Lantas

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:42 WIB

Perang Modern Dipertontonkan Iran versus Amerika-Israel ” Masih Relevansi Pertahanan Rakyat Semesta Dan Perang Gerilya “

Senin, 18 Mei 2026 - 22:45 WIB

Radar GCI Len Kedua Resmi Perkuat Pengawasan Wilayah Udara Indonesia

Berita Terbaru