Jakarta, jentik.id – Sebanyak 744p personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) diberangkatkan untuk menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon.
Pasukan tersebut berasal dari tiga matra TNI serta personel Mabes TNI.
Pelepasan personel dilakukan di Lapangan Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, dan dipimpin langsung oleh Panglima TNI, Agus Subiyanto.
Dalam siaran pers resmi Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) yang diterima di Jakarta,
Panglima TNI menegaskan bahwa keterlibatan prajurit Indonesia dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan bentuk kepercayaan dunia internasional terhadap profesionalisme TNI.
“Kepercayaan ini harus dijaga dengan menunjukkan dedikasi, disiplin, dan profesionalisme selama menjalankan tugas,” ujar Agus.
Panglima TNI meminta seluruh personel Satgas Konga UNIFIL untuk menjaga nama baik Indonesia dan Pasukan Garuda selama menjalankan misi di Lebanon. Ia juga menekankan pentingnya mematuhi standar operasional prosedur (SOP) serta menjalankan tugas sesuai ketentuan keamanan yang berlaku.
Selain itu, Agus mengingatkan prajurit agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap dinamika situasi di daerah penugasan serta menjaga moral dan kesehatan selama menjalankan misi perdamaian.
“Tingkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi, serta menjaga moral dan kesehatan selama penugasan,” kata Agus.
Sebanyak 744 personel Satgas Konga UNIFIL tersebut akan bertugas selama satu tahun untuk menggantikan pasukan sebelumnya yang telah menyelesaikan masa penugasan di Lebanon.
Adapun personel yang diberangkatkan terdiri atas 571 prajurit TNI Angkatan Darat, 79 prajurit TNI Angkatan Laut, 63 prajurit TNI Angkatan Udara, serta 31 personel Mabes TNI.(asy*).









