Relawan GSF Termasuk 9 WNI yang Ditahan Israel Dibebaskan, Kini Jalani Proses Deportasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 02:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, menyampaikan para relawan sebelumnya ditempatkan di Penjara Ktziot sebelum akhirnya dibebaskan oleh pihak otoritas Israel.

“Saat ini para relawan, termasuk sembilan WNI, sedang menjalani proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul,

Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, menyampaikan para relawan sebelumnya ditempatkan di Penjara Ktziot sebelum akhirnya dibebaskan oleh pihak otoritas Israel. “Saat ini para relawan, termasuk sembilan WNI, sedang menjalani proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul,

Jakarta, jentik.id Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) dilaporkan telah dibebaskan, sebelumnya ditahan otoritas militer Israel di wilayah laut internasional.

Koordinator Media GPCI, Harfin Naqsyabandy, menyampaikan para relawan sebelumnya ditempatkan di Penjara Ktziot sebelum akhirnya dibebaskan oleh pihak otoritas Israel.

“Saat ini para relawan, termasuk sembilan WNI, sedang menjalani proses deportasi dan pemulangan keluar dari wilayah Israel melalui Bandara Ramon/Eilat menuju Istanbul, Turki,” ujar Harfin dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, tim hukum dari organisasi hak asasi manusia setempat, Adalah, terus melakukan pemantauan ketat guna memastikan seluruh aktivis internasional dapat keluar dari Israel dengan aman tanpa adanya penundaan tambahan.

Baca Juga :  Pasutri Pemudik Tewas di Drainase Cianjur, Anak Menangis Minta Bantuan KDM

Menurut Harfin, para relawan internasional yang sempat ditahan juga dikabarkan mengalami tindakan kekerasan selama masa penahanan. Dugaan kekerasan tersebut meliputi pemukulan hingga penggunaan peluru karet oleh aparat.

Meski demikian, kondisi terkini sembilan WNI yang ikut ditahan masih terus dikonfirmasi oleh pihak terkait.

“Kami berharap tidak ada tindakan kekerasan yang dialami para WNI selama proses penahanan,” katanya.
Ia menambahkan, proses pemulangan para relawan akan terus dipantau melalui jalur diplomatik, tim hukum, serta jaringan internasional pendukung misi Flotilla.

Baca Juga :  9 WNI Relawan GSF Bebas dari Penahanan Israel, RI Kecam Tindakan Tak Manusiawi

Selain itu, tim dari GPCI disebut tengah bersiap menuju Turki untuk menjemput para relawan asal Indonesia tersebut setibanya di Istanbul.

GPCI juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia terkait perkembangan situasi para WNI. Bahkan, pada hari yang sama, pimpinan GPCI telah melakukan pertemuan dengan pihak Kemenlu RI.

“Mohon doa terbaik agar seluruh delegasi, termasuk WNI, dapat segera tiba dengan selamat dan dalam kondisi sehat,” tutup Harfin.(asy*).

Berita Terkait

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026
Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera
Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru
Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu
Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas
Ratusan Siswa dan Santri Diduga Keracunan MBG, Kepala SPPG Kalitengah Minta Maaf
Waspada Lowongan Kerja Fiktif! 7.908 Konten Dihapus, Patroli Siber Makin Diperkuat
Iming-iming Kerja Bergaji Tinggi, 8 WNI Diduga Terjebak hingga Masuk Tentara Rusia
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 14:22 WIB

Harga BBM Naik Lagi! Daftar Terbaru Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo 7 September 2026

Minggu, 6 September 2026 - 16:11 WIB

Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau Menyebar ke Lima Provinsi Jawa dan Sumatera

Jumat, 4 September 2026 - 20:22 WIB

Desil DTSEN Tiba-Tiba Berubah? Gus Ipul Ungkap Ada 12 Juta Data Baru

Kamis, 3 September 2026 - 11:32 WIB

Desil Warga Tak Sesuai Kondisi? Komisi X Beri BPS Tenggat 2 Minggu

Kamis, 3 September 2026 - 09:48 WIB

Purbaya Bertemu Pengusaha Rokok Ilegal, Pilihan Legal atau Diberantas

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB