Menko Polkam Serukan Gerakan Bersama Berantas Narkotika, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Polkam Djamari Chaniago saat menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN)

Menko Polkam Djamari Chaniago saat menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN)

JAKARTA, jentik.id – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago, mengajak masyarakat dan aparat penegak hukum bersatu memerangi penyalahgunaan serta peredaran narkotika.

Djamari menyampaikan ajakan itu saat menghadiri Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN), Bogor, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, pemberantasan narkotika tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat. Masyarakat juga harus berperan aktif menyelamatkan generasi bangsa.

Baca Juga :  Polri Pastikan Tidak Ada Unsur Sabotase dalam Blackout Listrik Sumatera Kabel Tranmisi Putus

“Pemberantasan narkotika bukan hanya tugas negara dan aparat penegak hukum. Ini adalah tugas bersama untuk menyelamatkan manusia dan masa depan bangsa,” ujarnya.

Djamari menilai kolaborasi menjadi kunci karena peredaran narkotika semakin meluas. Oleh karena itu, semua pihak harus ikut terlibat. Jika hanya mengandalkan aparat, upaya pemberantasan tidak akan maksimal.

Ia juga menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika bukan sekadar persoalan hukum. Masalah tersebut merupakan ancaman nyata bagi masa depan generasi muda Indonesia.

Baca Juga :  Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah

“Karena itu, mari bergerak bersama untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkotika,” tegasnya.

Selain mengajak masyarakat, Djamari meminta BNN, Polri, TNI, dan Kejaksaan bekerja secara profesional. Ia juga mendorong seluruh aparat menjaga integritas dan mengedepankan transparansi.

Menurut Djamari, langkah tersebut akan memperkuat upaya pemberantasan narkotika. Dengan demikian, aparat dapat menjalankan perannya sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat. (nr*)

Berita Terkait

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum
Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3
Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar
Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP
Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah
BGN Siapkan Pejabat Daerah Setingkat Kapolres hingga Kapolda, Ini Tugasnya
Mentan Amran Bongkar Dugaan Pengalihan Beras SPHP Jadi Premium di Jakarta Timur
OJK Ingatkan Modus Penipuan Kerja Online hingga Love Scam, Masyarakat Diminta Waspada
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:42 WIB

KPK Ungkap Dugaan Kerugian Negara Triliunan Rupiah dalam Kasus Cukai PT Djarum

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Dakwaan Silmy Karim Ungkap Uang Klik, Saham Rp 31 Miliar hingga Biaya Kuliah S3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Amran Bongkar Dugaan Pengoplosan 600 Ton Beras SPHP, Kerugian Capai Rp3,3 Miliar

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Amran Bertindak Tegas! 8 Pejabat Bapanas-Bulog Dicopot Buntut Dugaan Penyelewengan Beras SPHP

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kepala BGN Klaim Hemat Anggaran MBG Rp44 Triliun, Tutup 2.000 Dapur Bermasalah

Berita Terbaru