Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu korban ledakan tabung gas di Desa Tambak Tinggi.

Salah satu korban ledakan tabung gas di Desa Tambak Tinggi.

Kerinci, Jentik.id-Satu keluarga di Desa Tambak Tinggi, Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci, mengalami luka bakar serius setelah terjadi ledakan tabung gas elpiji di rumah mereka, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga orang yang merupakan satu keluarga mengalami luka bakar. Mereka yakni Maikal Helen (36), istrinya Demala (37), serta anak mereka, Haira Nur Arozak (7).

Berdasarkan keterangan warga di lokasi kejadian, insiden bermula ketika Maikal hendak mengganti tabung gas di rumahnya. Tabung gas yang baru dibeli mengalami kendala saat digunakan sehingga korban kemudian menukarnya dengan tabung lain.

Baca Juga :  Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Setelah tabung pengganti dipasang, tiba-tiba terjadi ledakan yang disertai kobaran api. Hingga kini, sumber api yang memicu ledakan tersebut belum diketahui secara pasti.

Akibat ledakan, Maikal terpental hingga ke luar rumah. Sementara Demala dan Haira yang berada di dalam rumah turut mengalami luka bakar.

Warga bersama keluarga korban terdekat kemudian melakukan evakuasi dan membawa ketiganya ke RSUD Mayjen H.A. Thalib Sungai Penuh untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Maikal mengalami luka bakar sekitar 30 persen, Demala sekitar 75 persen, sedangkan Haira mengalami luka bakar sekitar 60 persen.

Baca Juga :  Wako Alfin Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Desa Koto Tinggi

Karena kondisi luka yang cukup serius, sekitar pukul 14.30 WIB, Demala dan Haira dirujuk ke RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sementara itu, Maikal masih menjalani perawatan intensif di RSUD Mayjen H.A. Thalib.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti ledakan tabung gas tersebut belum diketahui.

Pihak berwenang masih melakukan penanganan dan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab terjadinya ledakan.
Informasi lebih lanjut mengenai kondisi ketiga korban serta hasil pemeriksaan terkait penyebab kejadian masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.(asy*)

Berita Terkait

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.
Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh
Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan
WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta
3.342 Orang Tewas dan 16.700 Terluka, Korban Gempa Dahsyat Venezuela
Terjadi Kecelakaan di Ruas Jalan Nasional Sungai Penuh–Tapan, Empat Penumpang Jadi Korban, Satu Kritis
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 1.943 Jiwa
Tim SAR Dan Relawan Berpacu dengan Waktu Evakuasi Korban Gempa Venezuela, Hari Ke Enam Korban Tewas Capai 1.450 Orang
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Operasi SAR Memasuki Radius Zona Rawan Anak Gunung Krakatau, Cari Lima Jurnalis Yang Hilang.

Rabu, 9 September 2026 - 20:41 WIB

Satu Keluarga Luka Bakar Serius Akibat Ledakan Tabung Gas di Kerinci

Rabu, 2 September 2026 - 01:03 WIB

Kenangan Sosok AKP Veri Prasetyawan di Mata Jurnalis Kerinci Dan Sungai Penuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:57 WIB

Fenomena El Niño Picu Kemarau Panjang, BMKG Ingatkan Lonjakan Suhu Udara dan Risiko Kekeringan

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:46 WIB

WNI Diduga Disandera Di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

Berita Terbaru

Wakil Kepala Staf TNI AU Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi. Lahirlah atlet tembak nasional

Sport

TNI AU Gelar Kompotisi Tembak Di Ikuti 800 Peserta 

Sabtu, 12 Sep 2026 - 19:36 WIB