Buronan Interpol Steven Lyons Ditangkap di Bali, Polisi Bongkar Jaringan Mafia Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menggiring buronan Interpol warga negara Inggris, Steven Lyons (tengah), di Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa (31/3/2026). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

Polisi menggiring buronan Interpol warga negara Inggris, Steven Lyons (tengah), di Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa (31/3/2026). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO

DENPASAR, jentik.id – Aparat Polri menangkap buronan Interpol asal Inggris, Steven Lyons, di Bali. Interpol menetapkan Lyons dalam daftar red notice sejak 26 Maret 2026.

Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menyebut Lyons memimpin Lyons Crime Family, sindikat kejahatan asal Skotlandia. Kelompok ini menjalankan pembunuhan, pencucian uang, dan perdagangan narkotika lintas negara.

Petugas menangkap Lyons saat tiba di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada Sabtu (28/3). Polisi kemudian membawa Lyons ke Rutan Polda Bali untuk menjalani penahanan.

Baca Juga :  Bunuh Dokter di Gayo Lues, Pelaku Habiskan Uang Curian untuk Judol dan Sabu

Polri kini menyiapkan penyerahan Lyons kepada aparat Spanyol. Petugas Garda Sipil Spanyol datang ke Indonesia untuk menjemput dan memproses hukum lebih lanjut.

“Lyons menjalankan aktivitas kriminal di banyak negara, termasuk Spanyol, Inggris, hingga kawasan Timur Tengah,” ujar Untung.

Meski berstatus warga negara Inggris, Lyons memegang izin tinggal di Spanyol dan kerap melakukan kejahatan di sana. Karena itu, aparat Indonesia mendeportasi Lyons ke Spanyol.

Penangkapan ini menjadi bagian dari Operasi Armourum, operasi gabungan antara aparat Spanyol dan Kepolisian Skotlandia. Dalam operasi tersebut, polisi Eropa lebih dulu menangkap puluhan anggota jaringan Lyons di Skotlandia dan Spanyol.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Kerinci Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Desa Pelayang Raya

Setelah itu, Interpol Indonesia menerima informasi pergerakan Lyons menuju Indonesia. Petugas imigrasi mendeteksi kedatangannya di Bandara Ngurah Rai lalu langsung mengamankannya.

Polisi menduga Lyons datang ke Bali bukan sekadar berwisata. Latar belakangnya sebagai bos sindikat narkoba dan pencucian uang memperkuat dugaan tersebut.

Saat ini, polisi masih memburu dua rekan Lyons yang berada di Bali. (nr*)

Berita Terkait

Polisi Malaysia Tangkap 9 Perampok Emas, 2 di Antaranya WNI
Dugaan Cabuli 6 Anak, Guru Ngaji di Kebumen Resmi Jadi Tersangka
Warga Geger! Mayat Pria di Pasar Jambi, Polisi Temukan Luka Senjata Tajam
Aksi Kekerasan Tengah Malam, Pemuda Dibacok di Kerinci, Pelaku Masih Buron
Bunuh Dokter di Gayo Lues, Pelaku Habiskan Uang Curian untuk Judol dan Sabu
Polisi Ringkus Terduga Pelaku Rudapaksa Anak di Pulau Sangkar
Satreskrim Polres Kerinci Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Desa Pelayang Raya
Polisi Ringkus Mahasiswa Pelaku Curanmor di Kerinci
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 00:14 WIB

Polisi Malaysia Tangkap 9 Perampok Emas, 2 di Antaranya WNI

Rabu, 1 April 2026 - 12:00 WIB

Buronan Interpol Steven Lyons Ditangkap di Bali, Polisi Bongkar Jaringan Mafia Internasional

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:00 WIB

Dugaan Cabuli 6 Anak, Guru Ngaji di Kebumen Resmi Jadi Tersangka

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:00 WIB

Warga Geger! Mayat Pria di Pasar Jambi, Polisi Temukan Luka Senjata Tajam

Sabtu, 28 Maret 2026 - 21:31 WIB

Aksi Kekerasan Tengah Malam, Pemuda Dibacok di Kerinci, Pelaku Masih Buron

Berita Terbaru

Daerah

PKL Jalan M Yamin Protes Direlokasi, Hamburkan Dagangan

Sabtu, 4 Apr 2026 - 01:22 WIB

Internasional

Polisi Malaysia Tangkap 9 Perampok Emas, 2 di Antaranya WNI

Sabtu, 4 Apr 2026 - 00:14 WIB