Pemerintah Dukung Ekonomi Kreatif Berbasis Lokal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 April 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta.jentik.idTeuku Riefky Harsya menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif Aceh berbasis potensi lokal. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing di tingkat global.

Kementerian menyampaikan pernyataan ini melalui siaran pers di Jakarta, Sabtu. Pernyataan tersebut berkaitan dengan kehadiran AMANAH Creative Hub sebagai pusat pengembangan ekonomi kreatif di Aceh.

Pemerintah mengembangkan berbagai subsektor, seperti fesyen, kriya, kuliner, dan teknologi. Selain itu, pemerintah juga membangun kolaborasi lintas pihak. Pemerintah mengkurasi tenant, mengomersialisasikan kekayaan intelektual (IP), serta memperluas akses pendanaan. Tidak hanya itu, pemerintah juga aktif mempromosikan produk lokal agar mampu menembus pasar nasional dan global.

Baca Juga :  Wamen Ekraf Irene Umar, Daerah Butuh Dukungan Ekosistem Kreatif Terintegrasi

Menurut Menteri, AMANAH Creative Hub akan berfungsi sebagai pusat inkubasi bisnis. Tempat ini juga akan mengembangkan talenta muda dan menjadi ruang kolaborasi produk kreatif unggulan daerah.

Ia menambahkan bahwa sektor ekonomi kreatif mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas. Sektor ini juga membantu menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Baca Juga :  Pemkot Sungai Penuh  Absensi Manual Tutup Celah Kelemahan  Elektronik Juga  Terima Besar Kecil  TPP.

Sementara itu, Ketua Yayasan AMANAH, Saifullah Muhammad, menyatakan bahwa pihaknya akan kembali menjalankan program pemberdayaan pemuda Aceh. Program ini berfokus pada peningkatan kapasitas, kreativitas, dan kemandirian ekonomi.

Saat ini, subsektor ekonomi kreatif telah menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja. Menariknya, sekitar 50 persen tenaga kerja tersebut berasal dari generasi Z dan milenial. (asy*)

Berita Terkait

Tak Peduli Warga Bukit Kerman Patungan Perbaiki Jalan Kabupaten, Hampir 10 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan.
MenPANRB Rini Bersama KPK Rancang Program ASN Berintegritas, Perkuat Nilai Antikorupsi di Kalangan Aparatur
RUU Polri Disahkan, Usia Pensiun Kapolri Berpotensi Hingga 61 Tahun Dan Polisi Aktif Bisa Dijabatan Sipil Tertentu.
39 Daerah Krisis Gaji PPPK, Mendagri Usul Dana Tambahan APBN
Mendagri Tegaskan Tidak Ada Opsi Pemberhentian PPPK, Apapun Alsan Pemda Hentikan Perekrutan Honorer Baru
Resmi Tutup Latsar CPNS, Azhar Hamzah Minta ASN Utamakan Kepentingan Rakyat
Ribuan PPPK Menanti Kepastian, Sungai Penuh Suarakan Skema ASN yang Jelas
Siti Hajir Jadi Perempuan Pertama dari Jambi yang Menjabat Kepala KUA
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Tak Peduli Warga Bukit Kerman Patungan Perbaiki Jalan Kabupaten, Hampir 10 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan.

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:43 WIB

MenPANRB Rini Bersama KPK Rancang Program ASN Berintegritas, Perkuat Nilai Antikorupsi di Kalangan Aparatur

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:08 WIB

RUU Polri Disahkan, Usia Pensiun Kapolri Berpotensi Hingga 61 Tahun Dan Polisi Aktif Bisa Dijabatan Sipil Tertentu.

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:31 WIB

39 Daerah Krisis Gaji PPPK, Mendagri Usul Dana Tambahan APBN

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:25 WIB

Mendagri Tegaskan Tidak Ada Opsi Pemberhentian PPPK, Apapun Alsan Pemda Hentikan Perekrutan Honorer Baru

Berita Terbaru