Prabowo Setujui Tawaran AS, Kertajati Disiapkan Jadi Pusat Perawatan Hercules Asia

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di Bandara Kertajati, Majalengka, Jumat (5/5/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan

Suasana di Bandara Kertajati, Majalengka, Jumat (5/5/2023). Foto: Zamachsyari/kumparan

Jakarta, jentik.id-Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran pemerintah Amerika Serikat untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat pemeliharaan pesawat angkut militer C-130 Hercules di kawasan Asia.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan hal itu dalam rapat bersama Komisi I DPR, Selasa (19/5/2026). Ia menjelaskan bahwa Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengusulkan kerja sama pemeliharaan Hercules untuk kawasan Asia. Dalam usulan tersebut, Indonesia akan menjadi pusat layanan.

Sjafrie mengatakan pihak Amerika Serikat siap menanggung biaya program tersebut. Ia juga melaporkan tawaran itu kepada Presiden Prabowo sebelum pemerintah mengambil keputusan.

Baca Juga :  Drama 40 Hari Berakhir! AS dan Iran Sepakat Damai Sementara, Hormuz Dibuka

Setelah menerima laporan, Prabowo menyetujui penggunaan Bandara Kertajati sebagai lokasi pusat maintenance pesawat Hercules.

Pemerintah kemudian menyiapkan pengembangan bandara agar bisa mendukung proses maintenance, repair, and overhaul (MRO) pesawat Hercules untuk kawasan Asia.

Saat ini, Bandara Kertajati masih melayani penerbangan internasional. Bandara ini juga menjadi lokasi embarkasi dan debarkasi jemaah haji Jawa Barat. Namun, jumlah penerbangan di bandara tersebut masih tergolong rendah dibanding bandara besar lain.

Baca Juga :  AS Incar Selat Hormuz! Trump Klaim Kemenangan atas Iran dan Siapkan Tarif Kapal

Jika proyek berjalan penuh, Bandara Kertajati akan menjadi pusat perawatan Hercules se-Asia. Pemerintah juga menargetkan peningkatan aktivitas dan peran strategis bandara di tingkat internasional.

Selama ini, Indonesia melalui TNI sudah lama mengoperasikan pesawat Hercules. Pesawat ini digunakan untuk angkut logistik, mobilisasi pasukan, dan misi kemanusiaan. Indonesia juga memperkuat armada udara dengan C-130J Super Hercules generasi baru. (nr*)

Berita Terkait

Eks Presiden Kuba Raul Castro Terancam Hukuman Berat Usai Didakwa AS
Insiden Flotilla Gaza: 9 WNI Kini Diduga Ditahan Israel di Perairan Internasional
Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir Kecam Penahanan Tiga Wartawan dan Relawan RI Dalam Misi Kemanusiaan Ke Gaza
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Pemimpin Militer Hamas Izz al-Din al-Haddad
19 WNI Terseret Kasus di Arab Saudi Saat Haji, Dua Orang Sudah Bebas
Drone Fiber Optik Hizbullah Bikin Israel Ketar-Ketir di Lebanon Selatan
Terlibat Haji Ilegal, 4 WNI Diciduk Polisi Makkah di Lokasi Berbeda
Wabah di Laut Lepas! 3 Penumpang Kapal Pesiar Tewas Diduga Virus Hanta
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:39 WIB

Eks Presiden Kuba Raul Castro Terancam Hukuman Berat Usai Didakwa AS

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:09 WIB

Prabowo Setujui Tawaran AS, Kertajati Disiapkan Jadi Pusat Perawatan Hercules Asia

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:04 WIB

Insiden Flotilla Gaza: 9 WNI Kini Diduga Ditahan Israel di Perairan Internasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:17 WIB

Ketua Umum PWI Pusat Ahmad Munir Kecam Penahanan Tiga Wartawan dan Relawan RI Dalam Misi Kemanusiaan Ke Gaza

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:03 WIB

Serangan Israel di Gaza Tewaskan Pemimpin Militer Hamas Izz al-Din al-Haddad

Berita Terbaru

Mantan Presiden Kuba Raul Castro mengibarkan bendera nasional Kuba dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Alun-Alun Revolusi Havana, Kuba (1/5/2025). Foto: Yamil Lage/AFP

Internasional

Eks Presiden Kuba Raul Castro Terancam Hukuman Berat Usai Didakwa AS

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:39 WIB