tut Nama Gubernur Jambi, Wanita Ini Dilaporkan dalam Kasus Investasi Rp115 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang ibu rumah tangga di Jambi, Halatun (50) melaporkan dugaan tindak pidana penipuan yang mencatut nama Gubernur Jambi ke Polda Jambi, Jumat (22/5/2026).

Seorang ibu rumah tangga di Jambi, Halatun (50) melaporkan dugaan tindak pidana penipuan yang mencatut nama Gubernur Jambi ke Polda Jambi, Jumat (22/5/2026).

Jambi, jentik.id-Seorang ibu rumah tangga di Jambi, Halatun (50), melapor ke Polda Jambi pada Jumat (22/5/2026) terkait dugaan penipuan investasi. Halatun menuding seorang perempuan bernama Titin Marleni memakai nama Gubernur Jambi untuk meyakinkannya menanamkan modal.

Halatun datang bersama kuasa hukumnya. Ia mengaku kehilangan uang hingga Rp115 juta setelah beberapa kali mengirim dana kepada terlapor.

Menurut Halatun, Titin menawarkan investasi proyek pengadaan barang untuk rumah dinas Ketua DPRD Merangin. Terlapor juga mengaku dekat dengan sejumlah pejabat penting di Jambi agar korban semakin percaya.

Baca Juga :  Ratusan PMI Tanpa Dokumen Masuk Jalur Tikus Dideportasi dari Malaysia

“Dia meyakinkan saya untuk berinvestasi dengan membawa nama gubernur,” kata Halatun usai membuat laporan.

Halatun mengirim uang secara bertahap, mulai dari Rp50 juta, Rp30 juta, Rp15 juta, hingga Rp20 juta. Total kerugian yang ia alami mencapai Rp115 juta.

Sebelum membawa kasus itu ke polisi, Halatun sempat meminta penyelesaian secara kekeluargaan. Namun, terlapor tidak mengembalikan uang tersebut sehingga ia memilih jalur hukum.

Baca Juga :  Polda Jambi Gagalkan Peredaran 20 Kilogram Sabu, 12 Ribu Lebih Pil Ekstasi Dan Cartridge Cairan Etomidate

Kuasa hukum Halatun, Putra Tambunan, mengatakan pihaknya sudah melayangkan somasi kepada terlapor, tetapi belum mendapat tanggapan yang jelas.

Putra juga menyebut dugaan penipuan serupa pernah muncul sebelumnya. Saat itu, terlapor diduga menjanjikan kelulusan ASN dan penerimaan jaksa kepada sejumlah korban.

Halatun berharap pihak kepolisian segera memproses laporannya dan membantu mengembalikan uang miliknya. (nr*)

Berita Terkait

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai
Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI
Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan
Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang
TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan
Polisi Bongkar 3 Kasus Solar Subsidi di Padang, Puluhan Jeriken Jadi Barang Bukti!
Polda Jambi Ungkap 32 Kasus PETI, 71 Tersangka Diamankan dan 3,5 Kilogram Emas Disita
Bangkai Kapal Wisata Kerinci Sakti Senilai Rp1,2 Miliar Kembali Muncul, Baru Sepekan Berlayar Sudah Rusak
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:39 WIB

KPK Cegah Ahmad Dedi alias Dedi Congor ke Luar Negeri dalam Kasus Bea Cukai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:40 WIB

Kapolda Jambi Instruksikan Seluruh Kapolres Petakan Wilayah Rawan PETI

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Ibu Kandung Ditemukan Meninggal, Anak yang Berstatus Polisi Kini Ditahan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:27 WIB

Ladang Ganja Seluas 18 Hektare Terungkap di Aceh Utara, BNN Amankan Empat Orang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:53 WIB

TNI AL Bongkar Aksi Penyelundupan Emas Rp2,9 Miliar, Petugas Temukan 3 Benda Mencurigakan

Berita Terbaru