Hati-hati Konsumsi Suplemen Berlebihan Demi Menjaga Kesehatan Ginjal

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

konsumsi vitamin maupun suplemen dalam dosis tinggi dapat membuat kerja ginjal menjadi lebih berat, terutama bagi orang yang memiliki riwayat penyakit ginjal atau batu ginjal.sebaik konsultasi dengan dokter.

konsumsi vitamin maupun suplemen dalam dosis tinggi dapat membuat kerja ginjal menjadi lebih berat, terutama bagi orang yang memiliki riwayat penyakit ginjal atau batu ginjal.sebaik konsultasi dengan dokter.

Jakarta, jentik.id – Masyarakat diimbau lebih bijak dalam mengonsumsi suplemen kesehatan .Para alih menyarankan, penggunaan suplemen secara berlebihan justru dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal hingga memicu kerusakan organ vital tersebut.

Ginjal bekerja tanpa henti menyaring darah, membuang limbah, menjaga keseimbangan mineral, serta membantu mengontrol tekanan darah.

Karena itu, konsumsi vitamin maupun suplemen dalam dosis tinggi dapat membuat kerja ginjal menjadi lebih berat, terutama bagi orang yang memiliki riwayat penyakit ginjal atau batu ginjal.

Ahli gizi Vanessa Rissetto, MS, RD, CDN, sebagaimana dikutip dari siaran EatingWell, mengingatkan bahwa vitamin C memang penting untuk menjaga daya tahan tubuh, namun konsumsi berlebihan bisa berdampak buruk bagi ginjal.

“Banyak orang menganggap vitamin C aman karena larut dalam air. Padahal, dalam dosis tinggi justru dapat menjadi masalah bagi kesehatan ginjal, khususnya pada penderita penyakit ginjal atau yang memiliki riwayat batu ginjal,” ujarnya.

Baca Juga :  Ujung Tombak Pelayanan Dasar Kesehatan Dinilai Masih Jauh dari Harapan, Peran Kadinkes Disorot

Konsumsi vitamin C hingga 1.000–2.000 miligram per hari disebut dapat meningkatkan kadar oksalat dalam tubuh. Kondisi ini berisiko memicu terbentuknya batu ginjal kalsium oksalat.

Selain vitamin C, masyarakat juga diminta tidak sembarangan mengonsumsi vitamin D dosis tinggi. Meski bermanfaat bagi kesehatan tulang, kekebalan tubuh, fungsi otot, dan saraf, asupan vitamin D berlebihan dapat meningkatkan kadar kalsium dalam darah.

Kondisi tersebut dapat memicu batu ginjal hingga kerusakan ginjal serius. Para ahli menyebut batas aman konsumsi vitamin D bagi orang dewasa adalah maksimal 4.000 IU per hari, kecuali atas rekomendasi dokter atau tenaga kesehatan.

Suplemen herbal juga perlu diwaspadai. Tidak semua produk herbal aman dikonsumsi dalam jangka panjang. Ahli gizi Melanie Betz, M.S., RD, CSR, FNKF, FAND, menjelaskan bahwa beberapa tanaman herbal dari genus Aristolochia mengandung asam aristolochic, zat berbahaya yang bersifat racun bagi ginjal dan dapat memicu gagal ginjal serta kanker.

Baca Juga :  Usulan Bupati Monadi Dikabulkan Menkes RI Kabupaten Kerinci Segera Miliki RSUD Tipe C

Penderita penyakit ginjal kronis juga disarankan berhati-hati mengonsumsi suplemen protein. Ginjal harus bekerja lebih keras untuk menyaring sisa metabolisme protein dalam darah.

Jika dikonsumsi berlebihan, suplemen protein dapat mempercepat kerusakan ginjal dan meningkatkan risiko batu ginjal.

Masyarakat dianjurkan tidak mudah tergiur klaim kesehatan dari berbagai produk suplemen tanpa memahami kebutuhan tubuh masing-masing.

Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum rutin mengonsumsi suplemen sangat dianjurkan agar manfaat yang diperoleh tidak berubah menjadi ancaman bagi kesehatan ginjal.(asy*).

Berita Terkait

Kabut Asap Kiriman Makin Tebal, Kasus ISPA di Kerinci Dan Kota Sungai Penuh Tembus 876 Kasus
Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD
72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi
Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi
Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai
SK Wali Kota Terbit, Delapan Bulan Jasa Tenaga Medis RSUD Mayjen AH Thalib Segera Dibayar
Waspada Ikan Berformalin, Kenali Ciri-Cirinya Sebelum Membeli
Kadiskes Tegaskan Perwako Penggunaan Dana BLUD  Jasa Medis RSUD Mayjen A.H. Thalib sudah Terbit Rp12 Miliar Masih Megendap Direkning.
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 10:53 WIB

Dinkes Kerinci Terus Berinovasi, 2 Rumah Sakit, 21 Puskesmas dan Labkesda Kini Berstatus BLUD

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:24 WIB

72.431 Warga Kalteng Terserang ISPA Imbas Karhutla, Palangka Raya Tertinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:42 WIB

Langkah Menuju Penilaian Kota Adipura 2028, Pemkot Sungai Penuh Siapkan Desa Percontohan Sanitasi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Warga Sebukar Keluhkan Bau Menyengat Dari Air Drainase Terbengkalai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:36 WIB

SK Wali Kota Terbit, Delapan Bulan Jasa Tenaga Medis RSUD Mayjen AH Thalib Segera Dibayar

Berita Terbaru

Penyambutan tradisi pedang pora kapolre Kerinci AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro, S.H., S.I.K., M.I.K.

Kerinci

AKBP Hernawan Rizky Yudhantoro Resmi Komando Polres Kerinci

Senin, 14 Sep 2026 - 08:40 WIB