JAKARTA, jentik.id – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyebut kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto menghasilkan komitmen investasi sekitar Rp 2.430 triliun dalam 1,5 tahun pemerintahan.
Teddy menegaskan pemerintah menilai lawatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi membawa dampak ekonomi nyata bagi Indonesia.
Ia menyampaikan data investasi itu berasal dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Ia juga mencontohkan kunjungan Prabowo ke Korea Selatan dan Jepang yang menghasilkan komitmen investasi sekitar Rp 575 triliun.
Selain investasi, Teddy menyoroti capaian lain, termasuk keanggotaan Indonesia dalam BRICS. Ia juga menyebut perjanjian dagang dengan Uni Eropa yang membuka tarif impor 0 persen untuk 25 negara.
Teddy menilai kondisi global yang tidak stabil mendorong Indonesia memperkuat hubungan dengan banyak negara melalui diplomasi aktif.
Menurutnya, kedekatan antar pemimpin dunia menjadi kunci kerja sama internasional, terutama saat krisis global dan ketidakpastian ekonomi. (nr*)









